Penawar Jemu Covid-19

Penawar Jemu
50 Share-an WA selama Covid-19

Sejak ada berita virus korona atau Covid-19 dari Wuhan China merebak, berbagai macam informasi melalui WA terus menyebar baik langsung Japri maupun melalui grup mereka saling share  berita simpang siur itu dengan tak ada hentinya, baik berupa tulisan, gambar, video, link, dl. Mungkin saja share-an/terusan tersebut bisa jadi ada yang valid, hoaks, nasihat, propaganda tertentu ataupun hanya sekadar lelucon belaka.

Saya segaja mengopipaste share-an tersebut_khususnya yang berupa tulisan_ yang melintas di HP pribadiku tanpa sedikitpun mengubahnya, kecuali pengaturan paragraf atau kode seperti tanda bintang (*) hal ini agar terlihat lebih rapi dalam penataannya. Penomoran yang di Bold, saya jadikan sebagai judulnya. Namun saya mohon Maaf karena keterbatasan alat atau shoftwere, ternyata tulisan yang berbahasa Arab jadi tidak beraturan.
Bila ada yang mau menerbitkan dipersilahkan dengan senang hati, saya ucapkan terima kasih. Adapun penilaian dan kesimpulan ada pada diri pembaca, selamat menikmati dan semoga bermanfaat.

1. Innalillahi wa Inna Illaihi roji'un
Assalammu'alaikum Wr Wb
Breaking News : Meneruskan info dr Ibu2 Dubes KBRI KL
Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan pruduksi luar dulu  apa pun jenis nya , khususnya produksi  luar negeri cina  Karena kemungkinan besar pekerja pabrik tersebut pengidap virus carona  dan bisa jadi jatuh keringat mereka masuk  ke dalam kalengan2 itu ,  serta   virus corona yg saat ini masih jadi masalah besar dunia telah diketahui DepKes dunia sehingga makanan tersebut telah banyak di sita tpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor juga,   Setelah terima ini cepat kirim ke saudara2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi makanan apapun yg dari luar..... Demi keselamatan kita semua.      Info dr ibu dubes KBRI ( Kementrian Kesehatan RI)
{semoga bermanfaat}.   Mohon bantu share ya.

2. [ ‼‼WARNING‼‼
Tolong disebar luas kan
Mohon ijin info Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini wabah mematikan hanya butuh   penanganan cepat dan masih banyak makanan yg produksi luar
Info:
RS Fatmawati , RSCM ,  RS Siloam , All RS
Nara sumber :
Dr. H. Ismuhadi, MPH
Mohon dishare, sayangi keluarga anda.

3. PENTIIINGGGG.... !!!
Perhatian buat Bapak/ ibu semuanya...
Kalau ada yang suruh buka pintu buat semprot virus corona jangan main dibukakan pintunya,  mereka itu  adalah perampok, Mereka akan bilang : alasannya dari pemerintah program semprot kuman biar steril. Jangan di ijinkan, jika tidak  ada pemberitahuan dari RT / RW setempat. Informasikan kepada anggota keluarga lain. *HATI-HATI, MODUS BARU YANG MEMANFAATKAN SITUASI SAAT INI SEMOGA BERMANFAAT BAGI SAUDARAKU SEMUA TERIMA KASIH
3.Ini aplikasi WA
dari *Pusat Informasi Covid-19 powered by Kemkominfo RI*.
Ketik "halo" atau "selamat malam" nanti akan dibalas otomatis.
https://wa.me/6281133399000
Semoga pandemi Covid19 dapat segera teratasi dan kita, seluruh bangsa dan dunia  selalu dalam lindungan Alloh SWT, aamin
#LawanCovid19

4.Sedikit lega setelah baca ini, makasih doktor Indro
LITERASI COVID 19
Budayakan Baca sampai selesai,Berpikir Positif & Jangan Stress*
Penjelasan Ilmiah terkait COVID 19
Oleh : dr. Moh. Indro Cahyono (ahli virus)*
1. Virus (termasuk covid-19) adalah benda mati yang dapat hidup di media hidup*. Dia tidak bisa hidup menempel apalagi memproduksi markas virusnya di benda-benda mati. Namun ada catatannya. Kalao misalnya ada orang yang sudah terinfeksi mengeluarkan droplet (cairan flu atau luda) lalu kena di baju, kain, atau meja maka dia tetap hidup selama droplet itu belum mengering. Kalao baju dicuci atau setidak-tidaknya mengering sendiri karena pengaruh lingkungan misalnya karena panas atau hembusan angin, maka virusnya akan mati. Begitupun di  meja, kursi, lantai, karpet dan sejenisnya. Kalao sudah mengering ya sudah virusnya akan mati.
2. Virus ini tidak bisa hidup di udara*. Dia hanya jadi butir-butir kristal saja. Semua jenis virus. Mau virus flu, TB, paru, dll. Bagaimana dengan berjabat tangan? Sama seperti penjelasan nomor satu. Walau tangan ini termasuk bagian hidup tapi selama dropletnya kering, dibersihkan maka virus pun akan mati. Karena virus hanya bisa masuk lewat tiga jalur yakni mata, hidung, dan mulut. Maka jika selesai berjabat tangan dianjurkan membasuhnya dengan antis, sabun, air panas, asing, atau cairan cuka/asam.
3. Virus tidak bisa hidup di air panas, air asing, cuka, atau cairan asam* Maka jika sudah terinfeksi segera konsumsi vitamin E (brokoli, kelor) dan vitamin C (jeruk, mangga, dll).
4. Yang terinfeksi atau dinyatakan positif berpeluang sembuh total* bagi mereka yang ketahanan tubuhnya kuat, tidak memiliki riwayat penyakit bawaan seperti paru, TB, hippertensi, asma, kanker, dan tumor.
5. Bagi anak-anak muda atau yang ketahanan tubuhnya kuat yang sudah dinyatakan positif cukup treatment (perlakuan) mandiri di rumah* Karena usia produktif antibodinya berproduksi 2-3 kali lipat dibandingkan dengan manula. Anti bodi pada hari ke 4-5 akan keluar untuk menyerang virus. Untuk menekan rasa stres bagi yang sudah positif cukup mengonsumsi vitamin, dan antibiotik. Jangan ke RS yang sudah ditentukan karena itu diperuntukan bagi mereka yang produksi antibodinya rendah.
6. Jangan stres dan panik. Karena jika stres dan panik maka antibodinya akan lambat berproduksi* Dengan itulah kita mudah terserang. Apalagi stres itu hanya membuat psikosomatik (kondisi jiwa yang tersugesti) lalu membuat tubuh lemah.
7. Virus yang dikatakan bertahan hidup di tempat basah lebih dari 9 jam itu hoaks*. Di panci, di kardus, di udara, di gagang pintu, di aluminium dan lainnya itu HOAKS. Sekali lagi virus tidak dapat hidup di benda-benda mati. Jika dicurigai ada droplet di sana maka cukup dibersihkan saja.
8. Pasien yang terinfeksi berpeluang sembuh seperti orang yang kena flu karena status positif itu sementara.
9. Mantan pasien positif atau yang sudah sembuh berpeluang kecil untuk terinfeksi kembali. Asumsinya, di dalam tubuh kita ini ada yang namanya sel memori. Jika dia terinfeksi kembali maka masa inkubasinya tidak selama waktu awal terifeksi. Hanya 24 jam (1 hari). Karena sel memorinya akan menampilkan data bawah orang ini pernah terinfeksi. Sehingga sehari kena besok atau paling lambat dua hari sudah sembuh lagi.
Yang paling penting dengan adanya covid-19 ini semua orang jadi sadar sehat
Tumbuhkan rasa optomisme, dan pengetahuan tentang virus. Jangan buat asumsi salah-salah yang membuat kepanikan..
*Semoga bermanfaat*.

5.*Kenapa Rumah Sakit di Mekkah Sepi*
Di Makkah Rumah Sakit sangat sepi,  beda dgn di Indonesia.  Memang beda dan tidak sama, yg membedakan adalah Aqidah dan Syariatnya.
Inilah rahsia mengapa di Makkah rumah sakit sangat sepi, jarang sekali pesakit yg datang...?
Ada seorang doktor membuka klinik di Tanah Suci (Makkah Al Mukarramah). Selama 6 bulan berpraktik,  tidak ada seorang pesakit pun yg datang utk berubat. Hingga beliau merasa hairan, apakah orang2 di sini tidak pernah sakit?
Akhirnya beliau mendapatkan jawabannya, dari salah seorang Muslim di sana:
*BILA KAMI SAKIT*
*Ikhtiar pertama*
Yang kami lakukan ialah, Solat dua rakaat dan memohon kesihatan kpd Allah.
Insyaa Allah sembuh dgn izin dan kasih sayang-Nya.
Kalau belum sembuh.
*Ikhtiar ke-dua*
Yaitu baca Al Fatihah / surah2 lain, tiupkan pada air dan minum.
Dengan amalan tambahan:
*Jika badan panas* maka kami perbanyak baca Salawat (karena Salawat sebagai penyejuk)
*Jika Badan Dingin* maka kami perbanyak baca Ayat Kursi.
*Jika sakit yg terlihat* maka kami bacakan Surah Al Fatihah sambil mengusap usap di bahagian yg sakit.
*Jika sakit tak terlihat* maka kami perbanyak bacaan Surrah Al Ikhlas, Al Falaq, An-Naas (sbg penolak sihir).
Dan alhamdulillah kami akan sihat. Inilah Ruqyah untuk diri sendiri. Tapi kalau belum sehat juga, lakukan ikhtiar yg ke-tiga.
*Ikhtiar ke-tiga*
Yaitu bersedekah, dgn niat mendptkn pahala kebaikan dan dijadikan jalan penyembuh sakit. Insyaa Allah akan sembuh. Kalau tidak sembuh juga, kami akan tempuh ikhtiar yg ke-empat.
*Ikhtiar ke-empat*
Yaitu perbanyak Istighfar, utk bertaubat.
Sebab, Nabi Salallahu 'alaihi wasallam bersabda, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa2. Kalau belum sembuh juga, baru kami lakukan ikhtiar yg ke-lima.
*Ikhtiar ke-lima*
Yaitu minum Madu dan Habbatussauda .
*Ikhtiar yang ke-enam*
Yaitu dgn mengambil makanan herbal, spt bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dll, spt disebut dlm Al-Quran. Dan, Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah.
Jika belum sembuh, baru kami.
*Ikhtiar ke-tujuh*
Yaitu pergi ke doktor yg soleh.
Insyaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah.
Semoga bermanfaat.
Sumber:
Silakan di share." - Kenapa Rumah Sakit di Makkah Sepi (Tidak seperti di Indonesia) http://tz.ucweb.com/1_233Fj
*BACALAH, SEBELUM TERLAMBAT*
Subhanallah !
Sekarang Anda mempunyai dua pilihan:
1) Biarkan info ini tetap dalam WA anda ini tanpa ada manfaatnya untuk orang lain.
2) Share info ini ke sejumlah orang yang Anda kenal dan Insya'Allah Allah ridha..
Allah akan menganugerahkan kepada setiap orang yang Anda kirimi
Marilah kita berdoa, bermunajad kepada Allah Ta'ala.
Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.
Rasulullah S.A.W bersabda  : *"Barang siapa  yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia) dia akan tetap memperoleh pahala"*
(HR. Al-Bukhari)
Silakan sebar agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketaqwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya Allah...
Muliakanlah orang yang membaca tulisan ini.
Lapangkanlah hatinya
Bahagiakanlah keluarganya.
Luaskan rezekinya seluas lautan.
Mudahkan segala urusannya.
Kabulkan cita-citanya.
Jauhkan dari segala Musibah.
Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah,
Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar.
Dan semoga yg menyebarkan tulisan ini wafatnya dalam Husnul Khotimah.
Aamiin...Aamiin.. Aamiin.. Ya Robbal Aalamiin*
Kalau sudah baca sebarkan dengan Ikhlas !

6. PESAN SMS DARI AL IMAM AL HABIB TOHIR BIN ABDULLAH AL KAF

KETIKA NANTI PEMBACAAN YASIN 3X ( nisfu syaban ) , DI HARAPKAN NIAT SEBELUM PEMBACAAN SURAH YASIN YANG PERTAMA HINGGA KE 3 ITU DI UCAPKAN JUGA UNTUK MEMBERSIHKAN WABAH CORONA DI NEGRI TERCINTA INDONESIA, SEHINGGA SERENTAK UMMAT MUSLIM DI INDONESIA DENGAN 3X NIAT MENGHILANGKAN WABAH CORONA INI, IN SYA ALLAH PASTI DI IJABAH OLEH ALLAH SWT, JANGAN LUPAAAAA SEBAR LUASKAN KE GROUP DAN KAWAN2 DI MANAPUN,,, ( YA ALLAH, KAMI RINDU DENGAN BULAN SUCI RHAMADHAN ) ....

7.*_SEGERA MENDESAK_*
Tes sederhana untuk mengenal Corona hanya dalam sepuluh detik tanpa ulasan ke dokter atau laboratorium, yang belum diketahui siapa pun!  Awalnya Corona mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi, hingga 28 hari setelah gejala COVID 19 muncul. Dokter Jepang menawarkan tes sederhana yang bisa kita lakukan setiap pagi!  Ambil napas dalam-dalam dan tahan napas selama lebih dari 10 detik!  Jika Anda berhasil mengeluarkan napas tanpa batuk, tidak nyaman, lelah, dan kaku di dada, ini membuktikan bahwa tidak ada fibrosis di paru-paru dan itu sebenarnya menunjukkan bahwa tidak ada virus!  Anda juga perlu memastikan mulut dan tenggorokan Anda lembab dan tidak kering!  Minumlah secangkir air setidaknya sekali setiap 15 menit karena meskipun virus masuk ke mulut Anda, cairan yang Anda makan secara teratur dapat ditransfer ke perut, dan keasaman lambung membunuh virus!
*Mari jangan menjadi penonton dan Sampaikan ke semua kontak dan grup Anda!
8.Pesepeda Belgia 23 Tahun: Michael Goolaerts, terkena serangan Jantung dan meninggal di Tour Paris Roubaix. Berikut hasil diskusi dan tanya jawab dgn Dr. Devi Shetty Narayana H (Spesialis Jantung) di Bangalore utk para pegawainya.
1 . Hal umum apa bagi orang awam utk mengurus Jantungnya ?
Jawab :
1 . Diet - Kurangi Karbohidrat , lebih bnyk Protein , sedikit Minyak .
2 . Olahraga Setengah jam berjalan kaki , setidaknya lima hari dalam seminggu ;
3 . Berhenti Merokok
4 . Kontrol berat Badan .
5 . Kontrol Tekanan Darah dan Gula .
Qn 2 . Bisakah badan kita mengubah Lemak menjadi Otot ?
Jawab : Ini adalah mitos yg berbahaya . Lemak dan Otot terbuat dari dua jaringan berbeda , Lemak yaaa Lemak . Jelek dan berbahaya . Otot adalah Otot . Lemak tdk pernah bisa diubah menjadi Otot .
Qn 3 . Masih sngt mengejutkan bila mendengar orang yg tampaknya sehat
mendapat serangan Jantung Bagaimana kita memahaminya dalam perspektif ini ?
Jawaban : Ini disebut Silent Killer ( pembunuh diam² ) ; Itulah sebabnya kami merekomendasikan semua orang yg berusia di atas 30 Tahun utk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin .
Qn 4 . Apakah penyakit Jantung adalah penyakit Turunan ?
Jawab : Yaaa
Qn 5 . Apa tanda Jantung Stress ? apa yg hrs dilakukan utk menghilangkan Stres ?
Jawab : Ubah gaya hidup . Jngn mencari kesempurnaan ( idealis ) dalam segala hal dalam hidup .
Qn 6 . Apakah berjalan lebih baik daripada Jogging atau olahraga yg lebih intensif yg dibutuhkan utk menjaga kesehatan Jantung ?
Jawab : Berjalan lebih baik daripada Jogging , karena Jogging menyebabkan kelelahan dini dan luka pd persendian .
Qn 7 . Bisakah orang dngn Tekanan Darah Rendah menderita penyakit Jantung ?
Jawaban : sangat jarang .
Qn 8 . Apakah Kolesterol menumpuk sejak usia dini ( saya saat ini hanya berusia 22 ) atau apakah Anda hrs mengkhawatirkannya hny setelah berusia di atas 30 Tahun ?
Jawab : Kolesterol terakumulasi sejak kecil .
Qn 9 . Apa kebiasaan makan yg tdk teratur mempengaruhi Jantung ?
Jawab : Anda cenderung makan " Junk Food " saat kebiasaan tdk teratur dan pelepasan Enzim tubuh Anda utk pencernaan menjadi kacau .
Qn 10 . Bagaimana cara mengontrol kadar Kolesterol tanpa menggunakan obat²an ?
Jawab : Kontrol Diet , Jln kaki dan makan Walnut .
Qn 11 . Makanan apa yg terbaik dan terburuk utk Jantung ?
Jawab : Buah dan Sayuran adalah yg terbaik dan Minyak adalah yg terburuk .
Qn 12 . Minyak mana yg lebih baik - Kacang Tanah , Bunga Matahari . zaitun ?
Jawab : Semua Minyak itu buruk .
Qn 13 . Apa pemeriksaan rutin yg hrs dilakukan ? Apakah ada tes khusus ?
Jawab : Uji Darah rutin utk memastikan Gula , Kolesterolnya OK . Periksa tekanan Darah , Tes Treadmill setelah Echo .
Qn 14 . Apa langkah pertolongan pertama yg harus diambil utk serangan Jantung ?
Jawab : Bantu orang tersebut ke posisi tidur, letakkan tablet Aspirin di bawah lidah dngn Tablet Sorbitrate jika tersedia dan buru² membawanya ke unit perawatan Jantung , karena jumlah korban maksimum terjadi dalam Satu Jam pertama .
Qn 15 . Bagaimana Anda membedakan antara rasa sakit yg disebabkan oleh serangan Jantung dan itu disebabkan karena masalah Lambung ?
Jawaban : Sangat sulit tanpa EKG .
Qn 16 . Apa penyebab utama meningkatnya masalah Jantung di kalangan anak muda ? Saya melihat orang berusia sekitar 30-40 Tahun menderita serangan Jantung dan masalah Jantung serius .
Jawab : Kesadaran yg meningkat  meningkatkan insiden . Juga , gaya hidup tdk berubah , merokok , Junk Food , kurang berolahraga di negara di mana orang secara genetik tiga kali lebih rentan terkena serangan Jantung daripada orang Eropa dan Amerika .
Qn 17 . Mungkinkah seseorang memiliki tekanan darah di luar kisaran normal 120/80 dan tetap sehat ?
Jawab : Yaaa .
Qn 18 . Perkawinan di dalam keluarga dekat ( sedarah ) dpt menyebabkan masalah Jantung bagi anak . Benarkah ?
Jawab : Yaaa , Co-Sanguinity menyebabkan kelainan Kongenital dan Anda bagaikan seorang anak kecil yg tdk memiliki kemampuan Programming .
Qn 19 . Bnyk dari kita memiliki rutinitas se-hari² yg tdk teratur dan sering kita harus kerja larut malam di kantor . Apakah ini mempengaruhi Jantung kita ? Tindakan pencegahan apa yg akan Anda rekomendasikan ?
Jawab : Bila Anda masih muda , alam melindungi Anda dari semua penyimpangan ini . Namun , seiring bertambahnya usia , hormati Jam Biologis .
Qn 20 . Akankah obat Anti-Hipertensi menyebabkan beberapa komplikasi lain ( jangka pendek / panjang ) ?
Jawab : Yaaa , sebagian besar obat memiliki beberapa efek samping . Namun , obat Anti - Hipertensi modern sangat aman .
Qn 21 . Apakah mengkonsumsi lebih bnyk Kopi / Teh menyebabkan serangan Jantung ?
Jawab : Tdk .
Qn 22 . Apakah penderita Asma lebih rentan terhadap penyakit Jantung ?
Jawab : Tdk .
Qn 23 . Bagaimana Anda mendefinisikan Junk Food ?
Jawab : Makanan yg digoreng seperti Kentucky , McDonalds , Samosas dan bahkan Masala Dosas . ( kripik krupuk pisgor dan Xxxgor-red )
Qn 24 . Anda menyebutkan bahwa orang India tiga kali lebih rentan . Apa alasannya , karena orang Eropa dan Amerika juga bnyk makan Junk Food ?
Jawab : Setiap Ras rentan terhadap beberapa penyakit dan sayangnya , orang India rentan terhadap penyakit yg paling mahal .
Qn 25 . Apakah mengkonsumsi Pisang membantu mengurangi Hipertensi ?
Jawab : Tdk .
Qn 26 . Dapatkah seseorang membantu dirinya sendiri selama serangan Jantung ( Karena kita melihat bnyk e-mail yg diteruskan mengenai hal ini ) ?
Jawab : Yaaa . Berbaringlah dngn nyaman dan letakkan tablet Aspirin merek apapun di bawah Lidah dan mintalah seseorang utk membawa Anda ke unit perawatan Koroner / Jantung terdekat tanpa penundaan dan jngn menunggu Ambulan karena terkadang Ambulans tdk muncul .
Qn 27 . Apakah dlm kondisi Sel Darah Putih rendah dan jumlah Hemoglobin yg rendah menyebabkan masalah Jantung ?
Jawab : Tdk . Tapi ideal utk memiliki Kadar Hemoglobin normal utk meningkatkan kapasitas latihan Anda .
Qn 28 . Terkadang karena jadwal sibuk kita tdk bisa Berolahraga . Jadi , apakah berjalan sambil melakukan pekerjaan se-hari² di rumah atau menaiki tangga di rumah , bekerja sebagai pengganti latihan ?
Jawab : Tentu saja . Hindari duduk terus menerus selama lebih dari setengah Jam dan bahkan tindakan keluar dari Kursi dan pergi ke Kursi dan Duduk lain sngt membantu .
Qn 29 . Adakah hubungan antara masalah Jantung dan Gula Darah ?
Jawab : Yaaa . Hubungan yg kuat krn penderita Diabetes lebih rentan terkena serangan Jantung .
Qn 30 . Apa saja yg perlu ditangani setelah Operasi Jantung ?
Jawab : Diet , olahraga , obat tepat waktu, Kontrol kolesterol , Tes Darah , Berat Badan .
Qn 31 . Apakah orang yg bekerja pd Shift malam lebih rentan terhadap penyakit Jantung jika dibandingkan dngn pekerja Shift siang ?
Jawab : Tdk .
Qn 32 . Apa obat Anti - Hipertensi modern ?
Jawab : Ada Ratusan obat modern dan dokter Anda akan memilih kombinasi yg tepat utk masalah Anda , namun saran saya adalah menghindari obat²an dan mencari cara alami mengendalikan tekanan darah dngn berjalan kaki , diet utk mengurangi berat badan dan mengubah sikap terhadap gaya hidup .
Qn 33 . Apakah Aspirin atau pil sakit kepala yg serupa meningkatkan risiko serangan Jantung ?
Jawab : Tdk .
Qn 34 . Mengapa tingkat serangan Jantung lebih bnyk pria dari pd wanita ?
Jawab : Alam melindungi wanita sampai usia 45 Tahun . ( Statistik Global sekarang menunjukkan bahwa Persentase penyakit Jantung pd wanita meningkat dari pada pd pria ) .
Qn 35 . Bagaimana seseorang bisa menjaga Jantung dalam kondisi baik ?
Jawab : Makan makanan yg sehat , hindari Junk Food , olahraga setiap hari , jngn merokok dan pergilah utk pemeriksaan kesehatan jika Anda melewati usia 30 ( sekali dalam 6 Bulan disarankan ) ....
*Kirim ke semua teman dan saudara Anda. Aamiin......

8. SAAT MANUSIA TAK MEMILIKI KEKUATAN

Di saat manusia tidak memiliki kekuatan, di saat manusia merasakan penuh dengan kelemahan, apakah yang bisa memberikan kepada mereka kemenangan? Ternyata, jawabannya adalah tawakal.
Mari kita simak kembali untaian mutiara nasihat dari Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah berikut ini. Tawakal adalah sebab yang paling utama yang bisa mempertahankan seorang hamba ketika ia tak memiliki kekuatan dari serangan makhluk Allah lainnya yang menindas serta memusuhinya.
Serangan makhluk Allah ini bisa berupa apapun. Bisa serangan dari manusia, serangan dari binatang, serangan dari setan atau jin, termasuk serangan penyakit, virus dan berbagai wabah lainnya. Tawakal adalah sebab yang paling utama, yang membuat manusia bisa terlindungi bahkan bisa mengalahkan serangan musuh berwujud apapun.
Tawakal adalah sarana yang paling ampuh untuk menghadapi keadaan seperti itu, karena telah menjadikan Allah sebagai pelindung atau yang memberinya kecukupan, ungkap Ibnul Qayyim. Inilah hakikat keterlindungan dan keterjagaan yang sesungguhnya, yaitu ketika manusia menyerahkan semua urusannya hanya kepada Allah.
Kita semua akan merasa aman dan tenang, apabila selalu bertawakal kepada Allah.
*Maka barang siapa yang menjadikan Allah pelindungnya serta yang memberinya kecukupan. Musuhnya tak akan bisa mendatangkan bahaya padanya.”*
Tawakal adalah aktivitas hati yang menyerahkan segala sesuatu kepada Allah, karena hanya Allah sebaik-baik pelindung dan penolong. Allah telah memerintahkan orang-orang beriman agar selalu tawakal kepadaNya:
وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
“Dan hanya kepada Allahlah, hendaknya orang-orang mu’min bertawakal”.
(QS. Ali Imran : 122 dan 160, Al-Maidah:11 dan 23, Al-A’raf:89, Al-Anfal:2, At-Taubah:51, Al-Mujadilah:10, At-Taghabun:13).
Dari segi bahasa, tawakal berasal dari kata tawakala yang memiliki arti; menyerahkan, mempercayakan dan mewakilkan (lihat Kamus Al Munawir, 1984). Artinya, orang yang bertawakal akan menyerahkan, mempercayakan dan mewakilkan segala urusannya hanya kepada Allah Swt semata. Ternyata, tawakal adalah kekuatan yang akan memberikan kemenangan.
Mari kita kuatkan tawakal kepada Allah agar mendapatkan kemenangan dalam melawan virus Corona. Mari perbanyak sedekah dan amal kebaikan dengan menginfaqkan harta kita.

9. Di aceh pukul 5 tdi pagi mendengar suara anjing lagi mengaum seperti suara raksasa yang ke-5 kalinya dari bawah dasar laut samudra pasifik menurut para ulama itu dajal yang berusaha naik kedunia,oleh karena itu kita di perintahkan untuk senantiasa mangumandangkan adzan dan sholat.siapa yang membaca ini tolong sebarkan ke 20orang jangan dipermainkan lilahita'ala Demi Allah ini amanahmu.dalam waktu 12jam gk dikirim musibah dan di benci orang!!
*Bismillah 7×*
*Ya Allah*
*Ya Rohkman*
*Ya Rohim*
*Ya Malik*
*Ya Kudus*
*Ya Salam*
*Ya Mu'min*
*Ya Muhaimin*
*Ya Aziz*
*Ya Jabar*
*Ya Mutabbir*
Kirimakn *Asma Allah* ini kepada 20 orang,
Insya Allah hr sabtu anda akan mendapat berita baik,
Siapa yg tidak menghiraukan maka akan mendapat nasib yg buruk selama 6 thn
Jikalau anda ikhlas mau mengorbankan 20 sms krn *Asma Allah* dlm wkt 1 hari anda akn mendpt rizki yg tiada tara,
Jumlahnya jngn di remehkan
Demi Allah jangan dihapus sebelum dikirimkan.
KITA BUKTIKAN BENER APA TIDAK
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
1. Yaa siin
2. Walqur`aanil hakiim
3. Innaka laminal mursaliin
4.  'Alaa siroothim mustaqiim
5. Tanziilal 'aziizir rahiim
6. Litunziro qaumam maaa unziro aabaaa-uhum fahum ghaafiluun
7. Laqod haqqol qaulu 'ala aktsarihim fahum laa
       yu'minuun...
8. Innaa ja'alnaa fii a'naaqihim aghlaalan fahiya ilal adzqooni fahum muqmahuun.
9. Waja'alnaa min baini aidiihim saddau wamin kholfihim saddan fa aghsyainaahum fahum laa yubshiruun.
10. Wasawaaun 'alaihim a andzartahum amlam  tundzirhum laa yu'minuun.
11. Innamaa tundzirumanit taba'adz dzikro wakhosyiyar rohmaana bil ghoiib, fabasysyirhubimaghfirotiu wa ajrin kariim.
12. Innaa nahnu nuhyil mautaa wanaktubumaa qoddamu wa aatsaarohum wakulla syai in ahshoinaahu fii imaamim  mubiin.
Kirim potongan Surat Yasin ini seiklas hati, Insya Allah 2 jam kemudian akan mendengar kabar baik & mendapat kebahagiaan
Ini amanah & sebisanya jangan dihapus sebelum disebar.
YA اللّهُ Ya Tuhanku.                                         
✔ Muliakanlah yang membaca pesan ini
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya, dan
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan yang engkau ciptakan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Serta terimalah semua amal ibadahnya, dan
✔ Kelak jadikanlah dia sebagai penghuni Surga-MU.
 آمِّيْنَ يا رَبَّ الْعَالَمِيْن
Kirim ke 5 grup dalam contact. Doakan mereka, dan mudah²an doa kita dikabulkan.
Aamiin Ya Robbal'alaamiin..

Jangan disimpan untuk diri sendiri tapi bagikan kepada orang lain

KIRIM KE TEMAN KALIAN AKAN TERUS MEMBUKA NAMA ANDA.......
INSYA ALLAH ANA SUDAH MENCOBA...REZKY TIDAK TERDUGA DATANG AMIN AMIN.
jadi sungguh  ajaib. Mula2 ga percaya - Subhanaallah.

10. Assalamu'alaikum Wr Wb
PERNYATAAN SIKAP SYAIKHINA KH. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN TERKAIT COVID-19
بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:
Qowa’idl Fiqhiyyah menandaskan;
تصرف الامام على الرعية منوط بالمصلحة
“Kebijakan pemimpin terhadap rakyat harus berdasarkan kemaslahatan”
Kami sangat keberatan jika aktifitas shalat jamaah, shalat jumat, berjabat tangan sesama muslim satu jenis, kegiatan belajar-mengajar dalam sekolah dan madrasah dilarang (sebagaimana difatwakan oleh MUI) hanya karena ketakutan berlebihan dengan penularan Covid-19, lalu kemudian dikorelasikan dengan Qoidah fiqhiyyah yang berbunyi;
درء المفاسد مقدم على جلب المصالح
“Mencegah bahaya lebih didahulukan dari pada menarik kemaslahatan”
Padahal jika dianalisis lebih lanjut, penerapan Qoidah ini untuk realitas NKRI secara keseluruhan justru mengarah pada cacat argumentasi, pasalnya virus Covid-19 ini belum menjangkiti seluruh penduduk Indonesia, sehingga komparasi penakaran antara maslahat dan mafsadah tidak berimbang. Jadi untuk konteks NKRI, mafsadah yang ditimbulkan Covid-19 masih mauhumah (belum nyata), sedangkan maslahat sholat jamaah dan sholat jumat sudah muhaqqoqoh (nyata), jika realitanya demikian, mestinya terkena Qoidah fiqhiyyah yang berbunyi:
لا يجوز تعطيل المصالح المحققة أو الغالبة خوفا من وقوع المفاسد الموهومة أو النادرة
“Tidak boleh mengabaikan maslahat yang sudah nyata, hanya karena takut terjerumus pada mafsadah yang belum nyata atau yang langka” (al-Qowa’id al-Kubro:89)
Sehingga larangan sholat berjamaah atau sholat jumat atas dasar mafsadah mauhumah tidak memiliki relevansi dalil syari, bahkan jika ditelisik lebih detail menurut nalar fiqhiyyah, untuk skala nasional, Sholat jamaah dan sholat jumat tidak boleh dilarang, dengan pertimbangan sebuah Qoidah Fiqhiyyah:
المصلحة المحققة مقدمة على المفسدة الموهومة
“Kemaslahatan yang nyata wajib didahulukan dari pada mafsadah yang belum nyata”
Jika mereka berdalih, Covid-19 lebih bahaya dari pada udzur-udzur shalat jama’ah-jum’at yang tertera dalam kutubussalaf, jadi melarang aktifitas sholat berjamaah-sholat jumat lebih awlawi. Maka kami jawab, udzur-udzur yang tertera dalam fiqh seperti sakit, hujan, dan lain sebagainya itu sifatnya personal (berlaku bagi perorangan) bukan komunal (berlaku bagi semua orang), jadi perlu penjernihan pemahaman terhadap teks fiqhi, agar tidak salah dalam menginterpretasikan kalamul fuqoha.
Beda halnya jika suatu daerah sudah ditetapkan darurat Covid-19, seperti Jakarta misalnya, kami sendiri belum mengetahui detail permasalahannya, Wallahu alam. Akan tetapi yang harus dicatat, perlu adanya pemilahan yang selektif, kan tidak semua wilayah di Jakarta terdampak Covid-19, sehingga satu wilayah dengan wilayah yang lain harus ada standar hukum yang berbeda, hal ini karena memperhatikan hukum kewajiban mendirikan sholat jum’at pakai standar Suurul balad (batas desa), sehingga masing-masing desa memiliki hukum tersendiri (لكل بلد حكمه), jadi tidak boleh di-gebyah uyah (pukul rata).
Oleh karenanya, masih terkena hukum wajib jum’atan bagi setiap orang yang tidak terpapar Covid-19, meski pada pelaksanaannya, jumlah peserta jumatan tidak mencapai 40 orang, karena masih banyak qoul ulama yang memperbolehkan mendirikan jumatan dengan peserta kurang dari 40 orang. Walhasil jangan sampai terjadi Tathilul masjid anil jamaah wal jumah.
Adapun jika ada warga yang terpapar positif Covid-19, maka pemerintah harus mengisolasinya, menangani secara khusus, ia tidak boleh berinteraksi dengan orang lain, sebagaimana konsep fiqh melarang penderita penyakit lepra, kusta dan belang. Ia tidak boleh menghadiri sholat jamaah dan sholat jumat di masjid, karena bahaya penularannya sangat besar. Jadi sangat tidak masuk akal melarang seseorang yang masih sehat untuk pergi ke masjid karena dikhawatirkan terkena Covid-19, dengan melalui pendekatan analogi terhadap penderita lepra dan kusta, ini jelas qiyas maal fariq!
Bahkan menurut hemat kami, jika ada sekelompok orang yang hidup di kawasan zona merah, karena ketebalan keimanannya, mereka berani keluar ke masjid untuk menunaikan shalat jamaah dan shalat jumat, atau keluar dari rumahnya untuk mencari nafkah keluarga, lalu kemudian mereka wafat karena tertular Covid-19, maka sungguh mereka tergolong syuhada, bukan sebagai orang yang mati konyol karena bunuh diri (ilqounnafsi ila attahlukah), sebagaimana digembar-gemborkan oleh sebagian fatwa.
Mari kita buka kembali lembar sejarah Rasulullah SAW dan generasi salafussholih dalam menghadapi wabah/ thoun, apakah dari mereka ada yang sampai offside menutup masjid, atau bahkan Ka’bah?! Simak penjelasan di bawah ini:
ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻨﻬﺎ ﺯﻭﺝ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻟﺖ ﺳﺄﻟﺖ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻦ اﻟﻄﺎﻋﻮﻥ ﻓﺄﺧﺒﺮﻧﻲ ﺃﻧﻪ ﻋﺬاﺏ ﻳﺒﻌﺜﻪ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻳﺸﺎء ﻭﺃﻥ اﻟﻠﻪ ﺟﻌﻠﻪ ﺭﺣﻤﺔ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻟﻴﺲ ﻣﻦ ﺃﺣﺪ ﻳﻘﻊ اﻟﻄﺎﻋﻮﻥ ﻓﻴﻤﻜﺚ ﻓﻲ ﺑﻠﺪﻩ ﺻﺎﺑﺮا محتسبا ﻳﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻻ ﻳﺼﻴﺒﻪ ﺇﻻ ﻣﺎ ﻛﺘﺐ اﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺇﻻ ﻛﺎﻥ ﻟﻪ ﻣﺜﻞ ﺃﺟﺮ ﺷﻬﻴﺪ.
“Sayyidah Aisyah ra bertanya pada Nabi saw tentang tha’un. Nabi saw menceritakan bahwa sesungguhnya tha’un itu merupakan adzab yang dikirim Allah swt pada siapa yang dikehendaki, dan Allah menjadikannya rahmat bagi orang-orang mukmin. Tidaklah seseorang tertimpa thaun, lalu berdiam di tempat dengan sabar, mengisolasi diri, mengerti tidak ada yang mengenainya selain apa yang telah ditetapkan Allah padanya, kecuali baginya ada pahala seperti mati syahid (HR. Bukhari: 4/213, no: 3287).
Perlu dicatat, menurut riwayat hadits-hadits shohih, terlebih shohih al-Bukhari, larangan keluar bagi penduduk daerah terdampak thoun itu adalah keluar dari desa/kota, bukan dari rumah, sebaimana yang diviralkan. Memang ada riwayat imam Ahmad bin Hanbal menggunakan redaksi (fi baitihi) sebagai ganti (fi baladihi), akan tetapi sesuai disiplin ilmu mustholah hadits, kita harus mendahulukan Imam Bukhari, yang lebih shohih. Atau begini, maksud redaksi (fi baitihi) dalam riwayat Imam Ahmad, adalah keluar dari kamar, karena lafadz bait belum tentu bermakna rumah. Jadi pemahaman hadits versi riwayat Imam Ahmad demikian: Bagi seseorang yang terdampak thoun, hendaknya ia mengisolasi diri dengan menetap di dalam kamar. Karena jika hadits ini diartikan larangan keluar rumah, maka akan berkonsekuensi pada larangan sholat berjamaah, sholat jumat, pengurusan jenazah, pencarian nafkah, dan seterusnya, sebagaimana isi kandung fatwa MUI Pusat/ MUI Jateng, apalagi dengan landasan kitab Badzlul Maun fi Fadli thoun!
Karena itu, kami menolak dengan tegas fatwa-fatwa MUI, pusat maupun daerah, ataupun himbauan dari ormas-ormas tertentu, yang mengajak umat Islam untuk meninggalkan sholat jamaah, sholat jumat, dan menjauhi masjid. Ini sungguh musibah besar bagi umat Islam, Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Menurut hemat kami, Covid-19 belum termasuk kategori thoun, karena korbannya masih jauh dari thoun tempo dulu, kalau dulu sampai puluhan ribu, dan memang nyata penyakit yang turun dari langit. Kami sangat curiga, Covid-19 ini bukan penyakit alami, namun sebuah rekayasa besar musuh-musuh Islam, terlebih Zionis-Komunis, untuk menghancurkan tatanan syariat Islam. Temuan-temuan bukti kongkrit akhir-akhir ini, seperti informasi Covid-19 merupakan virus biologis yang dijadikan senjata pemusnah masal oleh negara tertentu, semakin menelanjangi watak bengis musuh-musuh Islam.
Rasululullah SAW pernah menolak bersalaman dengan seorang lelaki dari delegasi Tsaqif, yang menderita kusta, yang hendat baiat kepada Nabi Muhammad SAW.
وَأَخْرَجَ مُسْلِمٌ مِنْ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ الشَّرِيدِ الثَّقَفِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ فِي وَفْدِ ثَقِيفٍ رَجُلٌ مَجْذُومٌ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا قَدْ بَايَعْنَاكَ فَارْجِعْ.
“Dalam delegasi Tsaqif (yang akan dibai’at Rasulullah SAW) terdapat seorang laki-laki berpenyakit kusta. Maka Rasulullah mengirim seorang utusan supaya mengatakan kepadanya: “Kami telah menerima bai’at Anda. Karena itu Anda boleh pulang.” (HR. Muslim).
إن عمر خرج إلى الشام فلما كان بسرغ بلغه أن الوباء قد وقع بالشام فأخبره عبد الرحمن بن عوف أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال إذا سمعتم به بأرض فلا تقدموا عليه وإذا وقع بأرض وأنتم بها فلا تخرجوا فرارا منه. صحيح البخاري (5/ 2164)

“Suatu ketika Umar bin Khatthab pergi ke Syam. Setelah sampai di Sargh, dia mendengar bahwa wabah penyakit sedang melanda di Syam. Maka Abdurrahman bin Auf mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri, maka janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya. (Hadits Riwayat Bukhari)
Rasululullah SAW pernah menolak bersalaman dengan seorang lelaki dari delegasi Tsaqif, yang menderita kusta, yang hendat baiat kepada Nabi Muhammad SAW.
وَأَخْرَجَ مُسْلِمٌ مِنْ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ الشَّرِيدِ الثَّقَفِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ فِي وَفْدِ ثَقِيفٍ رَجُلٌ مَجْذُومٌ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا قَدْ بَايَعْنَاكَ فَارْجِعْ.
“Dalam delegasi Tsaqif (yang akan dibai’at Rasulullah SAW) terdapat seorang laki-laki berpenyakit kusta. Maka Rasulullah mengirim seorang utusan supaya mengatakan kepadanya: “Kami telah menerima bai’at Anda. Karena itu Anda boleh pulang.
Sebuah kisah diriwayatkan dari shahabat Amr bin Al-Ash RA, beliau berkata:
Ketika mewabahnya penyakit, bangkitlah sahabat Abu Ubaidah bin Al-Jarrah R.A. diantara umat lalu berkata: Wahai manusia, sesungguhnya penyakit ini adalah rahmat dari Tuhan kalian dan panggilan dari Nabi kalian, juga (menyebabkan) kematian orang-orang sholih sebelum kalian, dan Abu Ubaidah memohon kepada Allah SWT agar mendapatkan bagian penyakit itu untuknya, sehingga terjangkitlah beliau dan wafatlah ia. Lalu Muadz bin Jabal R.A. menggantikannya memimpin umat, lalu ia bersabda kepada khalayak dan berkata sebagaimana Abu Ubaidah R.A. berkata namun ia menambahkan dengan permohonan agar keluarganya pun mendapatkan penyakit tersebut, maka terjangkitilah putranya bernama Abdurrahman dan meninggallah, maka beliaupun berdoa bagi dirinya maka terjangkitilah ia seraya berkata: Dengan ini, aku tidak mencintai sedikitpun bagianku di dunia. lalu wafatlah beliau, dan kemudian digantikan oleh Amru bin Al-Ash R.A., ketika menjadi pemimpin menggantikan pendahulunya namun berbeda pandangan dengan mereka, beliau berseru kepada khalayak umat dengan mengatakan:
أيها الناس ! إن هذا الوجع إذا وقع فإنما يشتعل اشتعال النار فتحصّنوا منه في الجبال.
“Wahai manusia, sesungguhnya penyakit ini apabila menimpa maka ia akan bekerja bagaikan bara api maka bentengilah dari penyakit ini dengan berlari ke gunung-gunung. (Diriwayatkan dari Imam Ibn Hajar Al-Asqalani dalam kitab Badzlul Maaun hal 163)
Perhatikan dan renungi dengan seksama fakta-fakta sejarah diatas, jangan gegabah melarang aktifitas sholat berjamaah dan sholat jumah hingga menyebabkan pengosongan dan penutupan masjid, terlebih Kabah dan Masjid Nabawi, apa kalian tidak takut ancaman Allah SWT dalam firmannya:
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ مَنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أَنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَى فِي خَرَابِهَا أُولَئِكَ مَا كَانَ لَهُمْ أَنْ يَدْخُلُوهَا إِلَّا خَائِفِينَ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ[البقرة: 114]
“Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang melarang di dalam masjid-masjid Allah untuk menyebut nama-Nya, dan berusaha merobohkannya? Mereka itu tidak pantas memasukinya kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka mendapat kehinaan di dunia dan di akhirat mendapat azab yang berat. (Q.S. Al Baqarah : 114)
Apa kalian sudah tidak mantep dengan keutaman memakmurkan masjid yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW.
إِنَّ اللهَ تَعَالَى إِذَا أَنْزَلَ عَاهَةً مِنَ السَّمَاءِ عَلَى أَهْلِ الأرْضِ صُرِفَتْ عَنْ عُمَّارِ الْمَسَاجِدِ.
“Sesungguhnya apabila Allah ta’ala menurunkan penyakit dari langit kepada penduduk bumi maka Allah menjauhkan penyakit itu dari orang-orang yang meramaikan masjid.” (Hadits riwayat Ibnu Asakir (juz 17 hlm 11) dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232)
إِذا أرَادَ الله بِقَوْمٍ عاهةً نَظَرَ إِلَى أهْلِ المَساجِدِ فَصَرَفَ عَنْهُمْ
“Apabila Allah menghendaki penyakit pada suatu kaum, maka Allah melihat ahli masjid, lalu menjauhkan penyakit itu dari mereka (Riwayat Ibnu Adi (juz 3 hlm 233); al-Dailami (al-Ghumari, al-Mudawi juz 1 hlm 292 [220]); Abu Nuaim dalam Akhbar Ashbihan (juz 1 hlm 159); dan al-Daraquthni dalam al-Afrad (Tafsir Ibn Katsir juz 2 hlm 341).
يَقُولُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: ” إِنِّي لَأَهُمُّ بِأَهْلِ الْأَرْضِ عَذَابًا فَإِذَا نَظَرْتُ إِلَى عُمَّارِ بُيُوتِي والْمُتَحَابِّينَ فِيَّ والْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ صَرَفْتُ عَنْهُمْ “
“Allah عز وجل berfirman: “Sesungguhnya Aku bermaksud menurunkan azab kepada penduduk bumi, maka apabila Aku melihat orang-orang yang meramaikan rumah-rumah-Ku, yang saling mencintai karena Aku, dan orang-orang yang memohon ampunan pada waktu sahur, maka Aku jauhkan azab itu dari mereka. (Riwayat al-Baihaqi, Syuab al-Iman 2946)
إِذَا عَاهَةٌ مِنَ السَّمَاءِ أُنْزِلَتْ صُرِفَتْ عَنْ عُمَّارِ الْمَسَاجِدِ
“Apabila penyakit diturunkan dari langit, maka dijauhkan dari orang-orang yang meramaikan masjid” (Riwayat al-Baihaqi, Syu’ab al-Iman [2947]; dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232). Al-Baihaqi berkata: “Beberapa jalur dari Anas bin Malik dalam arti yang sama, apabila digabung, maka memberikan kekuatan (untuk diamalkan)
Al-Imam al-Sya’bi, ulama salaf dari generasi tabi’in, رحمه الله تعالى berkata:
كَانُوا إِذَا فَرَغُوا مِنْ شَيْءٍ أَتَوُا الْمَسَاجِدَ
“Mereka (para sahabat) apabila ketakutan tentang sesuatu, maka mendatangi masjid” (Al-Baihaqi, Syu’ab al-Iman (juz 3 hlm 84 2951)
Atau kalian sudah ragu dengan keutamaan ka’bah yang menjadi sumber keberkahan, sebagaimana nash al-Qur’an :
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ (96) فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا [آل عمران: 96، 97]
“Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seleluruh alam. Disana terdapat tanda-tanda yang jelas, (diantaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa yang memasukinya (Baitullah) amanlah dia (Q.S. Ali imran : 96-97)

Kenapa yang direkomendasikan tutup hanya masjid, pondok, madrasah dan sekolah? sementara mall, swalayan, supermarket, minimarket, discotik, BAR, Café, Gereja, vihara, klenteng masih bebas beroperasi! Ada apa ini? Tentu ada misi-misi jahat terselubung!
Saat ini masjid-masjid menjadi sepi. Kabah yang menjadi tempat paling aman dari segala ketakutan dari musuh atau aman dari segala penyakit sekarang malah diberi sekat dan pembatas, sehingga orang orang yang thawaf tidak bisa mendekat ke tempat thawaf, apalagi mencium hajar aswad.
Sangat disesalkan sekali jika pengurusan jenazah terpapar Covid-19 hanya ditayammumi saja dan tidak dimandikan, karena keadaan belum sampai taraf darurat, apa tidak bisa memandikan jenazah dengan cara disemprot air? Lalu tangan orang yang memandikan dibungkus pelindung?
Majlis talim yang merupakan tempat berdakwah, mengamalkan amar maruf, nahi anil munkar juga dilarang, sementara bank-bank, mall-mall, alfamart, indomart, diskotik tetap beraktifitas, bahkan gereja, wihara, klenteng tidak ditutup. Khotib jumat harus punya sertifikasi, lalu kenapa pendeta tidak ada sertifikasi? Ini jelas tujuannya ingin menghancurkan akidah Islam, melarang amar maruf nahi munkar, perekonomian negara menjadi bobrok, anak-anak sekolah semakin liar, bermain di jalanan, di warnet-warnet akibat libur sekolah, bahkan menyebabkan maraknya zina, yang justru mempercepat turunnya azab yang murka, Naudzubillah min dzalika.

Fenomena negeri yang memilukan ini tak lain akibat ulah rezim yang zhalim, selalu berpihak kepada komunis, tega menindas rakyatnya sendiri, membiarkan TKA dari China mengobok-obok kekayaan bumi pertiwi. Pada saat di negeri China, masyarakatnya sedang berbondong-bondong untuk mendatangi masjid, kenapa di negeri mayoritas muslim justru sebaliknya? Ketika mereka kompak menggaungkan phobia terhadap Masjid, justru semakin kentara niat jahat mereka, yakni memberi stigma buruk terhadap rumah peribadatan umat Islam, Masjid sumber penularan Covid-19. Jika demikian adanya, apakah kemudian mall, sarana transportasi umum, gereja, vihara, klenteng lebih aman daripada Masjid?!
Ada apa ini dan pikiran siapa yang mengajak demikian ? jelas ini merupakan proyek zionis besar-besaran Zionis, Syiah, Wahhaby, Komunisdan Salibis yang bertujuan merusak akidah islam.
Kami sangat mengapresiasi himbauan Gubernur Sumut, Bapak Edy Rahmayadi dan Bapak Jenderal Gatot Nurmantyo yang berbunyi:
Ayo makmurkan masjid dan galakkan Gerakan Sholat Berjamaah Untuk Minta Pertolongan Allah..!! (Jadikan Sholat dan Sabar Sebagai Penolongmu..!!) Virus Corona (covid-19) adalah ciptaan Allah dan yang kena pasti juga atas ketetapan Allah SWT.

Kami sangat setuju dengan arahan medis dari al-Murobbiy Prof. Dr. dr. Syaikh Yusri al-Mishri, beliau menandaskan, Untuk mencegah virus Covid-19, hendaknya kita harus:

Tidak berlebihan menggunakan obat-obat pembersih seperti alkohol, detol dsb. Karena obat-obat itu bisa memusnahkan bakteri-bakteri baik yang bermanfaat menjaga kita dari bakteri-bakteri jahat. Bakteri baik itulah yang menjadi pertahanan pertama dalam tubuh kita.
Apabila kamu biasa berwudlu dan mencuci tanganmu yang kamu lakukan 5 kali dalam sehari maka kamu aman.Apabila ditambah dengan sabun sebelum dan sesudah makan; maka itu lebih dari cukup.Karena air tidak membunuh bakteri baik. Sementara obat-obat pembersih membunuh bakteri yang baik dan yang buruk, sehingga tanganmu tanpa pasukan penjaga.Ketahuilah, bahwa semua organ tubuhmu ada dihuni bakteri sampai kotoran (tahi) terdiri dari 70% bakteri, 10% sel mati dan 20% adalah sisa makanan, menunjukkan bahwa kita dijaga Allah SWT dengan begitu banyak pasukan.

Jadi tidak perlu menggunakan obat-obat pembersih, seperti juga tidak usah pakai obat kumur-kumur karena itu bisa merusak kerongkongan.Cukup bersiwak atau sikat gigi, membersihkan sisa makanan setelah makan seperti takhlil (membuang sisa makanan yang menyangkut antara gigi dengan benang dll) seperti yang diajarkan Sayyiduna Rasulullah SAW

Yang mengurung diri hanyalah mereka yang sakit, yang sehat silahkan beraktifitas seperti biasa.
Tidak perlu ketakutan, atau saling menakuti.
Virus tidak hidup kecuali pada suatu yang hidup, dia tidak mematikan kecuali pada seseorang yang punya penyakit lain. Dan virus itu hanya hidup selama 5 hari.
Jadi bagi yang merasa letih atau panas, beristirahatlah, dan menjauh dari orang lain dan meninggalkan ciuman. Jangan menggunakan alat makan/minum bersama-sama, tapi gunakanlah alat pribadi (apalagi sendok atau piring yang nyucinya kurang airnya hanya mengandalkan lemon dan kemudian dilap saja).
Ini hanya sementara, insya Allah akan hilang. Ketika udara panas, virus akan mati.
Umat Islam tidak takut mati, mereka hanya berhati-hati dan berharap husnul khatimah yaitu mati dalam Islam. Orang kafir saja yang ketakutan, tapi kamu juga jangan menjadi sebab kemudharatan bagi mereka.
Perbanyak konsumsi cairan terutama yang panas, seperti yansun, helbah, lemon, vitamin C, mawalih (asinan mungkin), bisa juga degan 1 sendok habbah barakah di pagi hari.
Menggerak-gerakan badan (jalan kaki ke Masjid untuk berjumatan dan berjamaah) dan meniggalkan bermalas-malasan,muslim yang kuat lebih baik dari muslim yang lemah.
Kami sangat mendukung pernyataan Haiah Ash-Shofwah Al-Malikiyah, bahwa keberadaan virus Covid-19 dapat diqiyaskan dengan wabah thoun, oleh karena itu, bagi siapa saja yang berada pada Zona Merah (berdasarkan data resmi dari pemerintah) dimohon untuk tidak keluar dari wilayah tersebut, dan bagi yang berada di luar Zona Merah dimohon tidak masuk ke wilayah Zona Merah.
Kami juga sepaham dengan pendapat Dr. Zein bin Muhammad al-Aidrus, Hadramaut, dan juga fatwa Syaikh Ahmad al-Kauri al-Mauritani. Intinya beliau berdua sangat tidak setuju jika penanggulangan Covid-19 dengan cara melarang sholat jamaah dan jumah, karena di generasi salaf tidak pernah terdengar kebijakan seperti itu, justru yang ada tidak boleh masuk ke daerah yang terkena thoun, bukan tidak boleh masuk masjid, pahami ini! Oleh karenanya, tidak ada kewajiban bagi warga muslim Indonesia menaati fatwa MUI, karena fatwanya mengandung unsur maashi, Rasulullah SAW bersabda:
لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق
“Tidak ada kewajiban taat kepada makhluk dalam urusan mendurhakai Sang Kholiq”
Alhamdulillah, menurut informasi mahasiswa Mesir, masyarakat mesir masih tetap melakukan shalat jum’at dan shalat berjama’ah, mereka mengabaikan fatwa ulama Azhar. Mari kita tetap waspada dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, yang meliputi kebersihan jiwa dan raga serta lingkungan dengan selalu berdoa, mendekatkan diri dan tawakkal kepada Allah SWT dengan memperbanyak membaca Shalawat, Rotib, Dzikir, Wirid dan Hizb sebagai ikhtiar untuk berlindung dari wabah virus corona tersebut serta melazimkan doa penangkal racun sebanyak 11 kali setiap usai shalat :
بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعِ الْعَلِيْم ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ .
Yang menjadi poin utama adalah kita harus bertaqwa kepada Allah SWT, dan menjauhi segala bentuk makanan yang haram atau tidak baik untuk kesehatan (أكل الخبائث), mejauhi zina dan pacaran, dan jangan lupa untuk sering berwudlu dan membasuh telapak tangan baik sebelum ataupun sesudah makan dan sebelum wudlu serta sering mengkonsumsi empon-empon semisal temulawak, jahe, pandan dan sebagainya. Dan yang lebih utama kita harus bersangka baik terhadap sesama muslim agar kita selamat dari penyakit dan wabah seperti sekarang ini. Wallahu ‘alam
حسبنا الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم.
Sarang, 27 Rajab 1441 H.
KH. Muhammad Najih Maimun

11. Puisi Gus Mus yang menyejukkan:
BUBARNYA AGAMA
By. Ahmad Mustofa Bisri
Makkah sepi
Madinah sunyi
Kakbah dipagari
Masjid tutup
Jamaah bubar
Jumat batal
Umrah di stop
Haji tak pasti
Lafadz adzan berubah
Salaman dihindari
Corona datang
Seolah-olah membawa pesan
Ritual itu rapuh!

Ketika Corona datang
Engkau dipaksa mencari Tuhan
Bukan di tembok Kakbah
Bukan di dalam masjid
Bukan di mimbar khutbah
Bukan dalam thawaf
Bukan pada panggilan azan
Bukan dalam shalat jamaah
Bukan dengan jabat tangan

Melainkan,
Pada keterisolasianmu
Pada mulutmu yang terkunci
Pada hakikat yang tersembunyi

Corona mengajarimu,
Tuhan itu bukan (melulu) pada keramaian
Tuhan itu bukan (melulu) pada syariat
Tuhan itu ada pada jalan keterputusanmu
Dengan dunia yang berpenyakit

Corona memurnikan agama
Bahwa tak ada yang boleh tersisa
Kecuali Tuhan itu sendiri!

Temukan Dia

12. JANGAN HANYA SIBUK Menyebarkan sisi :
BURUK COVID 19 SAJA COBA LIHATLAH :
SISI POSITIF VIRUS CORONA

Tidak ada di dunia ini yang terjadi secara kebetulan. Semua ada Tujuan  dan Hikmahnya.
Inilah Hikmah di balik pandemik Corona.

1. Corona menutup bar, klub malam, rumah bordil, kasino dan tempat orang berbuat maksiat.
2. Corona menurunkan suku bunga bank yang mencekik leher.
3. Corona membawa keluarga kembali ke dalam rumah dan melakukan aktivitas rumah bersama.
4. Corona memindahkan alokasi anggaran militer menjadi anggaran perawatan kesehatan
5. Corona melemahkan para  diktator dunia yang selama ini sombong luar biasa.
6. Corona membungkam kesombongan negara yang menganggap dirinya paling hebat dan tak terkalahkan.
7. Corona membuat manusia banyak berdoa dan berharap pada-Nya dan tidak semata-mata mengandalkan sains dan teknologi.
8. Corona memaksa negara memperhatikan rakyatnya.
9. Corona mengajarkan cara bersin, menguap, dan batuk yang baik dan benar.
10. Corona membuat kita tinggal di rumah dan hidup sederhana.
11. Corona mengajarkan bagaimana virus kecil yang berukuran 150 nano bisa mengalahkan tujuh milyar manusia yang hidup di bumi yang luasnya ratusan juta hektar.
12. Corona memberi kesempatan kepada kita untuk menyadari bahwa kematian itu nyata dan dekat dengan kita.
13. Corona mengajari kita agar tidak jajan dan makan sembarangan di luar.
14. Corona membangunkan kita pada kenyataan dan memberi kita kesempatan untuk meminta pengampunan dan pertolongan-Nya.
15. Corona menyadarkan kita bahwa apa yang kita miliki adalah milik Tuhan yang bisa diambil kapan saja.
Percayalah, Tuhan menurunkan sesuatu dengan hikmah; ada pelajaran besar dalam hal ini bagi mereka yang arif dan bijaksana untuk melihat dan menyadari.

Apa yang mustahil bagi  manusia , Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Berharap hanya kepadaNya
Aamiin🙏😇


13. MAKNA SABAR YANG BENAR

Dunia adalah tempat ujian, maka semua manusia pasti akan diuji dengan bentuk dan jenis yang mungkin saja berbeda-beda. Ada yang diuji dengan kekayaan, ada yang diuji dengan kemiskinan. Ada yang diuji dengan kemenangan, ada yang diuji dengan kekalahan. Ada yang diuji dengan kesehatan, ada yang diuji dengan penyakit. Ada yang diuji dengan kemuliaan, ada yang diuji dengan kesengsaraan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَنَبۡلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلۡخَيۡرِ فِتۡنَةً۬‌ۖ وَإِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kami-lah kalian dikembalikan.”
(QS. Al-Anbiya’: 35)
Di antara bentuk ujian adalah ditimpakannya kepada kita bi-syai’in (sedikit, sebagian) dari ketakutan dan kekurangan. Allah Ta’ala berfirman,
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوفْ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ,  الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُواْ إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ .  أُولَـئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَـئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun . Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.
(QS. Al-Baqarah: 155-157)
Dalam ayat di atas, Allah Taala menyatakan pasti akan menguji manusia bi-syaiin dari rasa takut serta kekurangan. Seperti saat ini, kita tengah diuji dengan bi-syaiin, sedikit ketakutan atas berkembangnya wabah virus Corona di berbagai negara. Maka Allah menyatakan, berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Nah inilah sikap orang beriman menghadapi ujian, yaitu sabar.
Ada banyak definisi tentang sabar. Namun dalam konteks pembahasan kita ini, mari kita simak penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin.  Sabar, ungkap Syaikh Utsaimin, adalah meneguhkan diri dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, menahan diri dari perbuatan maksiat kepada Allah, serta menjaga diri dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah.
Dalam menghadapi wabah Covid  19 saat ini, sikap sabar yang benar ada tiga bagian
Pertama, semakin meneguhkan diri dalam menjalankan ketaatan kepada Allah. Karena memahami wabah ini adalah ujian dari Allah, maka sikap orang beriman hendaknya senantiasa berpegang kepada ajaran Allah dan berlindung kepadaNya.
Kedua, menahan diri dari perbuatan maksiat kepada Allah. Jangan sampai wabah Corona membuat kita memaksiati Allah dengan jalan melakukan ritual atau tindakan yang justru mendatangkan murka Allah. Atau membuat manusia berpaling dari Allah dengan bermaksiat, mencari hiburan yang menyimpang, karena tekanan jiwa menghadapi Corona.
Ketiga, menjaga diri dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah. Wabah Corona harus kita sikapi dengan melakukan usaha terbaik (al-akhdzu bil-asbab) dan disertai dengan tawakal kepada Allah. Bukan marah-marah dan apalagi menyalahkan takdir Allah.
Berikutnya, hal apa yang bisa mendatangkan sikap sabar?
Syaikh As Sadi dalam kitab tafsirnya menyebutkan sebab-sebab yang bisa menghantarkan manusia menggapai cita-cita dan keinginan. Beliau menyebutkan bahwa sebab terbesar adalah iman dan amal salih.
Untuk bisa meraih sikap sabar, hendaknya memperkuat iman dan memperbanyak amal salih.
Mari kita kuatkan tawakal kepada Allah agar mendapatkan kemenangan dalam melawan virus Corona. Mari perbanyak sedekah dan amal kebaikan dengan menginfaqkan harta kita.
Kirim Donasi Anda melalui
*Bank BNI Syariah*
*NoRek : 1617022020*
*A/n yayasan firda Husni Ummat*
Kontak/WA :  0857-1485-6172
                        0857 7083 5721
*#yayasanfirdahusniummat*
*#sosialkemanusian*
*#pendidikankeagamaan*
*#Shodaqohmenolakbala*
*#shodaqohbertambahrizki*
*#shodaqohtambahberkah*

14. https://youtu.be/TOC_JXM_R0c
Video ini bagus banget... SEBARKAN seviral-viralnya... semakin serentak metode di video di atas dilakukan semakin cepat wabah ini berlalu.
Siapa yang tahu, hanya dengan menshare video ini ada yang terselamatkan nyawanya.

15. Assalamualaikum...
Kepada Seluruh perangkat Rt dan Rw Sehubungan telah bebasnya para Napi dengan jumlah yg besar Sekitar 210 Orang dari Lapas Pondok Rajeg dari berbagai kasus yang menonjol yang didominasi kasus CURANMOR, Maka mohon hati2 dan jangan lengah...
Dengan  adanya virus  C 19 dan dibertuknya Satgas Corona maka para seluruh Rt dan Rw serta Peran masyarakat saling membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Lingkungan  baik CURANMOR atau Penyebaran Virus C 19. Ayo Bersama Sama Ciptakan kondisi yg aman dan Tentram di Lingkungan masing2.
Saya Selaku Bhabinkamtibmas menghimbau Kepada Para Ketua Rt/ Rw Sehubungan dengan Hal Tersebut di atas agar menghimbau juga kepada Warganya yang memiliki Kendaraan agar tidak Parkis Sembarangan dan Klw Kendaraannya di Parkir tolong untuk di tambah kunci Tambahan / Kunci Ganda dan Jangan Parkir Sembarangan, Parkirlah di tempat yang Sekiranya aman.
Atas Perhatian dan Kerjasamanya Saya ucapkan terima kasih
Wassalam... BHABINKAMTIBMAS AIPTU DEDI SOPANDI.

16.Halo, Bapak/Ibu
Sudah hampir 1 bulan siswa-siswi di Indonesia belajar di rumah dan jutaan pelajar juga telah menggunakan *Sekolah Online Ruangguru GRATIS* sebagai media pembelajaran. Untuk mendukung agar tetap semangat belajar dalam masa COVID-19, Sekolah Online Ruangguru menyiapkan berbagai program baru, antara lain:
1. SEKOLAH ONLINE SMK untuk seluruh pelajar kelas 10 s/d 12 SMK dari hari Senin-Jumat pukul 08.00-12.00 WIB
2. PROGRAM HUJANHADIAH, tidak hanya belajar tapi setiap siswa berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah total ratusan juta rupiah melalui Tryout Akbar, Live Quiz dan Ruangguru juga mengapresiasi Pelajar Paling Aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian Sekolah Online.
3. TRYOUT AKBAR GRATIS, untuk mengukur kemampuan anak secara berkala dalam menghadapi PAS dan UTBK. Tersedia untuk kelas 1 SD-12 SMA (IPA dan IPS) dilakukan tiap Sabtu dan Minggu. Ikut tryout di: ruangguru.onelink.me/blPk/830897c
4. *LATIHAN SOAL BERSAMA*, para siswa dapat melatih pemahaman materi lewat soal-soal yang telah disediakan setelah sesi belajar Sekolah Online Ruangguru. Dapatkan pembahasan soalnya di hari Jumat pada laman Blog Ruangguru.
5. *RGTV*, alternatif tontonan yang berkualitas, informatif, edukatif, dan inspiratif yang dapat dinikmati di hari Sabtu dan Minggu di aplikasi Ruangguru. Konten-konten terpilih ini dapat diakses GRATIS dan BEBAS KUOTA. Download di sini: https://ruangguru.onelink.me/blPk/efe72b2e
Ayo dukung anak-anak Indonesia 🇮🇩 agar tetap semangat belajar di masa seperti ini melalui program-program yang disediakan oleh Sekolah Online Ruangguru.
Silahkan bagikan informasi bermanfaat ini ke grup orang tua murid

17.*SOK TAU...*
"Bro, apa bedanya PHYSICAL distancing sama SOCIAL distancing?"
"Physical distancing untuk anak FISIKA (IPA). Social distancing untuk anak SOSIAL (IPS)"
"Ooh ... lha kamu koq malah keluyuran?"
"Aku kan anak BAHASA"

18. Assalamualaikum warahmatullohi wabarokatuh
Teman-teman yang mau cek keadaannya saat ini monggo klik link dibawah ini dan isi sejujur-jujurnya.
Yuk kita cek diri kita sekarang, semoga bermanfaat.
http://hospital.umm.ac.id/covid/
Klik, tulisan warna biru 👆🏼 dan isi secara jujur.
Kalau sudah ngisi akan keluar hasil :
1. Sehat
2. ODP
3. PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
Teman-teman boleh sebarkan, agar bisa cek kesehatan utk deteksi dini.😇 Terima kasih 🙏 Smg bermanfaat..., indahnya berbagi... 🙏

19.Pemerintah Segera Tutup Arus Transportasi ke Luar Jakarta
https://m.mediaindonesia.com/read/detail/299568-pemerintah-segera-tutup-arus-transportasi-ke-luar-jakarta
Warga Jakarta siap" full quarantine ya..Seluruh pergerakan arus kendaraan keluar masuk Jakarta akan dilarang..
Semua persiapan sdh dimatangkan. Senin (30/3) akan diputuskan presiden Jokowi dalam ratas kabinet.
Mgkn ini solusi terbaik saat ini utk  warga Jakarta & Indonesia..Insyaa Allah ini yang terbaik setelah Jakarta full quarantine. Persiapkan diri maksimal. Stay safe & healthy semuanya...

20. Surat terbuka buat
Yth. Bapak Pimpinan Kantor
Dengan Hormat.
Kami para Istri mengajukan keberatan atas para suami melakukan pekerjaannya dirumah. Dengan alasan pertimbangan sebagai berikut.:
1. Suami buka laptop satu kali, kami buka daster 3 kali.
2. Bertambahnya biaya pengeluaran karena Shampoo cepat habis.
3. Seringnya masuk angin dampak mandi terus.
4. Tempat tidur yang tak pernah rapih.
5. Dan suami tidak doyan ngopi lagi karena sukanya susu yang steril.

Oleh sebab itu agar Bapak pimpinan mohon mencarikan alternatif kegiatan selain di rumah.

21.Bpk/Ibu/Pengurus RW, RT, Karang Taruna, PKK yg berbahagia, sesuai dgn surat seruan Gubernur jawa tengah No. 9 Tahun 2020, dengan ini kami sampaikan *mulai hari Senin 6 April 2020 seluruh Warga diwajibkan memakai masker selama berada dilingkungan Luar Rumah maupun Keluar wilayah*. Mohon ketentuan ini disampaikan kepada Warga Tetap dan Warga Tamu , agar tidak terjadi penularan Covid 19 dilingkungan Wilayah kita. Terima kasih

22. ADA INFORMASI
Mulai besok adalah Tanggal inkubasi (14 hari) telah tiba. Dan banyak yg terinfeksi positif akan menunjukkan gejalanya.
Banyak orang bersin, batuk, dan orang lain bisa tertular, jadi sangat penting utk tetap di rumah, tidak berhubungan / bertemu dengan orang lain. Kalaupun mau keluar pakailah masker
Sangat berhati-hati adalah sangat penting.
Dari 6 April hingga 18 April kita harus menjaga diri kita sendiri, karena kita akan berada di puncak penyebaran virus dalam dua minggu.
Biasanya dalam dua minggu itu semua yang terinfeksi akan muncul.
Kemudian ada dua minggu tenang kemudian dua minggu lagi mulai berkurang.
Apa yang terjadi di Italia adalah bahwa siklus ini diabaikan pada musim penularan.*
Dan itulah mengapa semua kasus bercampur menjadi satu.
Dan akhirnya, jangan menerima kunjungan dari siapa pun, bahkan dari keluarga yang sama. Ini semua untuk kebaikan bersama.
Kita Akan Berada di Tingkat Infeksi Maksimum, dan Minim Uji Tes Korona.

23. JANGAN ABAIKAN PESAN INI,
MasyaAlloh...... Allohu Akbar
Peneliti di Jerman... Mengatakan bahwa virus covid19 melemah  oleh suara adzan.... Aktifitasnya menciut ketika di dengarkan suara adzan..[ vid 19 ].
Adzan pun kembali berkumandang di Jerman, Spanyol menggunakan pengeras suara dimana sebelumnya pelarangan oleh pengadilan setempat. Sebagai salah satu langkah melawan covid19 ( vid.2)

24.  Ke Luar Rumah BERANI*
Ke ATM  BERANI
Ke Indomart
Ke Alfa Mart
*BERANI*
Ke Warung
Ke Pasar
*BERANI*
Giliran Ke Mesjid```
*Takut Corona*
Ya Allah.....
Mohon Ampun Ya Allah......

25. 'Sarapan Pagi'

Masa Sulit Itu Akan Berakhir Indah
Hari itu Aisyah radhiyallahu 'anha sedang berada di beranda. Lamunannya mengawang ke langit, mengenang suami terkasih yang telah berpulang ke haribaan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kali ini, ia ditemani seorang keponakannya, Urwah. Ia hadir di sana demi menghibur sang bibi yang sedang sedih kesepian.
Dalam pembicaraan mereka, entah mengapa Urwah seolah tertarik untuk melempar tanya, "Wahai bibi, tolong ceritakan kepadaku bagaimana kalian membina rumah tangga?"
Sambil tersenyum getir  Aisyah mencoba mengulang kembali kenangan indah yang bisa berkesan saat ia masih menjadi istri Rasul. Tak kuasa menahan perasaan kangen terhadap sang suami tercinta, Aisyah pun memulai sambil menghela nafas panjang.
"Demi Allah wahai keponakanku. Sungguh kami pernah melihat bulan sabit berganti di langit sampai 3 kali berturut-turut dalam dua bulan. Selama itu, tidak pernah tungku api menyala di seluruh rumah istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam."
Aisyah masih tetap tersenyum meskipun kalimat itu telah terhenti.
Mendengarnya, Urwah kaget dan langsung merespon, "Wahai bibi, bagaimana kalian bisa bertahan hidup bila sedemikian?" Pertanyaan itu meluncur dari bibirnya seolah tak percaya dan respon yang sama mungkin akan keluar dari diri kita bila mendengar hal demikian.
Aisyah lalu menjawab., "Dengan dua benda hitam; yaitu korma dan air yang tidak jernih. Namun kadang-kadang beberapa tetangga Rasulullah dari golongan Anshar yang memiliki domba suka mengirimkan susu kepada kami untuk diminum."
(Hadits Muttafaq 'Alaihi)
Saya membayangkan sesak dada Urwah saat mendengar kenyataan yang pernah dialami keluarga Sang Nabi.
Hal yang manusiawi, jika mereka mengeluh. Namun sebab mereka adalah manusia-manusia hebat pemilik iman yang teguh, maka mereka mampu bertahan. Hingga kepahitan hidup yang mereka alami menjadi manisnya kenangan ya tak terlupa.

Itu juga yang seharusnya kita munculkan dalam jiwa masing-masing. Bahwa wabah covid 19 ini telah memukul seluruh sendi kehidupan umat manusia. Tetaplah teguh dan bersabar dalam semua episode yang Allah hadirkan.

Kelak suatu saat kita akan bercerita manisnya pengalaman melawan covid 19 kepada anak cucu kita. Dan mereka tahu bahwa kita adalah orang-orang beriman yang mampu menerima kenyataan hidup, sepahit apa pun.
Saling mendoakan ya?

26. Jumlah kematian di dunia dalam dua bulan terakhir tahun 2020
       14.687: Virus Corona
       69.602: Flue biasa
     140.584: Malaria
     153.696: Bunuh diri
     193.479: Kecelakaan di jalan
     240.950: Terjangkiti HIV
     358.471: Alkohol
     716.498: Merokok
  1.177.141: Kanker
Lalu apakah menurut anda Corona berbahaya?
atau
Mrpkn tujuan dari kampanye media untuk menyelesaikan perang dagang antara China dan Amerika?
atau
Untuk mengurangi pasar keuangan dlm mempersiapkan tahap bursa efek merger dan akuisisi
atau
Untuk menjual obligasi Treasury AS dlm menutupi defisit fiskal di dalamnya
atau
Apakah kepanikan ini dibuat oleh perusahaan obat^2an untuk melariskan produk mereka seperti pembersih, masker, obat-obatan, dll?
Jangan panik & jangan bunuh diri dengan rasa takut yang tidak perlu
Saya memposting ini untuk menyeimbangkan postingan berita yang selama ini menyebabkan rasa takut dan panik
338.724 orang sakit krn virus corona saat ini, dimana 81.093 orang di China. Dengan populasi lebih dari 1,1 miliar. Ini berarti bahwa jika Anda tidak berada di atau belum mengunjungi China baru-baru ini, ini akan menghilangkan 94% kekhawatiran Anda
Jika anda terpapar virus corona, janganlah lngsng panik karena :
81% dari kasus adalah RINGAN
14% dari kasus adalah SEDANG
Hanya 5% dari kasus yang BERAT
Yang berarti bahwa jika anda terjangkiti virus itu, anda kemungkinan besar akan pulih
Beberapa mengatakan, "Tapi ini lebih buruk daripada SARS!"
SARS memiliki tingkat kematian 10% sementara COVID-19 memiliki tingkat kematian 2%
Selain itu, melihat usia mereka yang sekarat karena virus ini, angka kematian untuk orang^2 di bawah 50 tahun hanya 0,2%
Ini berarti bahwa ; Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan tidak tinggal di China
Kemungkinan anda terjangkiti & meninggal ibarat peluang menang lotre dr 1: 45.000.000
Minggu 22 Maret di Italia 793 meninggal krn virus corona
Mari kita ambil salah satu hari terburuk sejauh ini, 10 Februari, ketika 108 orang di China meninggal karena *virus corona*
Di hari yang sama:
26.283 orang meninggal karena Kanker
24.641 orang meninggal karena Penyakit Jantung
4.300 orang meninggal karena Diabetes
Bunuh diri mengambil 28 kali lebih banyak nyawa daripada virus itu
*Nyamuk* membunuh 2.740 orang setiap hari, *manusia* membunuh 1.300 sesama manusia setiap hari, *ular* membunuh 137 orang setiap hari & *hiu* membunuh 2 orang setahun ...
*LAKUKAN KEBIASAAN SEHAT SEHARI-HARI UNTUK MENDUKUNG SISTEM IMUN ANDA*
*UTAMAKAN KEBERSIHAN DAN HINDARI HIDUP DLM KETAKUTAN*
Bergabunglah dengan saya untuk *menyebarkan harapan*, bukannya *ketakutan*
Virus Terbesar bukanlah Virus Corona tetapi Ketakutan!
*MERASALAH BEBAS BERBAGI UNTUK MENGHENTIKAN RASA PANIK*
*TERIMA KASIH*
Sudah lama saya ingin tahu jumlah kematian yg disebabkan selain corona.Berita yg tersebar seolah-oleh semua orang mati karena corona
Salam Nuswantara

27. LUPAKAN CORONA SEJENAK
AYO PADA LIHAT NOMER HP NYA MASING²
3 ANGKA TERAKHIR DARI BELAKANG.
MARI KITA COCOKIN SAMA DIBAWAH.
JNG KETAWA DULU
SELAMAT MENCOBA ...

*Ambil 3 angka terakhir nomor HP*, kemudian disambung jadi kalimat.

*ANGKA PERTAMA* :
0 = *lagi asyik mancing ikan*
1 = *lagi jogging*
2 = *lagi tidur*
3 = *lagi mandi*
4 = *lagi asyik pacaran*
5 = *lagi mules*
6 = *lagi manjat pohon*
7 = *lagi asyik nyanyi*
8 = *lagi dorong motor*
9 = *lagi ngintip orang mandi*

*ANGKA KE-2* :
-------------------------------------
0 = *aku di kejar"*
1 = *aku ditagih utang*
2 = *aku dipeluk*
3 = *aku dicium*
4 = *aku dilempar ke got*
5 = *aku ditraktir*
6 = *aku dilempar sendal sama*
7 = *aku dipukul*
8 = *aku diteriakin*
9 = *aku dipangku*

*ANGKA TERAKHIR* :
------------------------------------
0 = *orang ganteng*
1 = *ibu kost*
2 = *satpol pp*
3 = *tukang sayur*
4 = *banci sangar*
5 = *orang gila*
6 = *tukang kredit*
7 = *dukun beranak*
8 = *kambing*
9 = *cewe cantik*

Misal No HP 087654321
Berarti 3 angka terakhir ...
321 = *Lagi mandi aku dipeluk ibu kos*
Selamat mencoba !...
Hasil kalimatnya dishare yaaa ...
Gak usah malu ...
Biar rame grup nya ...
Biar lupa sm corona ...
Biar yg sakit cepet sehat .

28. _Ceuk abuya uci geh_
" ulah nyalahken pamarentah ulah nyalahken rt ulah nyalahken cina ulah nyalahken amerika,, da memang iyeu ges cara Alloh ker  ngingetken umatna,,*
_kunaon teu menang thawaf,, da bongan thawaf kuarimah ges kurang lillah da thawafna malah sok di parake selfi,,,_
*kunaon teu meunang jum'at,, da bongan khotibna sok aya nu sok di bayar bahkan hayang di bayar pan khutbah gaganti solat juhur nu dua raka'at piraku solat kudu di bayar,,*
_Kunaon rajaban teu meunang,, da bongan kiyaina sok kudu hayang di bayar bae malah sok aya nu matok pembayarana sagala,,_
*Kunaon titah cicing di imah bae,,, eta ker pengingat urang supaya urang ngalobaken zikir jeng solawat mun bisa mah ulah ngalobaken nonton tv jeng ngoprek hp tp kudu ngalobaken nyekel tasbeh bari zikir jeng solawat jeng kudu ngarasaken dahar sa aya2 supaya urang ngalobaken bersyukur kana nikmat ti gusti Alloh...

29. NUMPANG NERUSKEUN, TULISANNYA BAGUS NIH:

MENYIKAPI 'ULAMA', YANG TIDAK PERLU SHOLAT JUM'AT DI MASJID, DI GANTI SHOLAT DHUHUR SAJA DAN MENYIKAPI 'ULAMA', YANG TETAP SHOLAT JAMA'AH JUM'AH DI MASJID*
KORONA MEREBAK, IBADAH MALANG KADAK*
Oleh : DR. KH. Ahmad Musta'in Syafi'ie Al Hafidz Al hadist(Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an Tebuireng Jombang)_
Tentang virus korona, fatwa sudah banyak dan dalil sudah numpuk-numpuk.
Ada yang fiqih oriented, mengedepankan ikhtiar dan kehati-hatian, hingga tak jelas, apakah saking qadariahnya (free act) atau "ketakutan".
Ada juga yang pasrah opo jare Gusti Allah, sehingga tidak jelas juga, apa saking jabariahnya (fatalistik) atau "dungu".
Hikmahnya, umat menjadi makin berpengetahuan. Baik dari madzhab jaga-jaga, maupun dari madzhab pasrah.
Yang jaga-jaga mengikuti protokol pemerintah, sangat loyal sekali, hingga membolehkan, bahkan menganjurkan umat islam tidak shalat jum'ah, tidak shalat jama'ah di masjid.
Karena, yang dilarang menurut "madzhab korona"  adalah "ngumpulnya". Tak peduli ngumpul mubah, ngumpul maksiat atau ngumpul ibadah.
Masing-masing harus melakukan social distancing. ( _jaga jarak aman_) Dalil mereka antara lain :
Pertama,* tidak boleh ada bahaya menimpa diri sendiri dan atau membahayakan orang lain.
Kedua*, Umar bin al-Khattab tidak mau masuk Damaskus yang sudah Damaskus wajtu itu sudah terpapar wabah akut Tho'un.
Ketika Umar ditegur, Umar malah membentak : "Min qadarillah ila qadarillah" ( _saya lari dari taqdir Allah, menuju taqdir Allah_).
Ketiga,* katanya ada riwayat, bahwa Nabi Muhammad SAW tidak mau berjabat tangan dengan pria terpapar penyakit kala prosesi bai'ah al-ridlwan.
Keempat*, katanya beliau juga melarang istrinya, A'isyah mengunjungi ayahnya, Abu Bakr yang sedang demam tinggi.
Kelima*, qaidah fiqiyah yang mengedepankan prefensi (dar' al-mafasid) dll.
Apa Nabi Muhammad SAW dan Umar tidak ngerti taqdir??.
Sementara madzhab yang tetap menyeru Shalat Jum'ah WAJIB dan jamaa'ah maktubah Harus,* berdasar :
Pertama*, dalam perang berkecamuk saja, shalat berjama'ah masih disyari'atkan dilaksanakan (al-Nisa':102).
Kedua*, ada jaminan resmi dari Rasululah SAW, bahwa Masjid adalah benteng perlindungan orang beriman dari wabah apapun.
Ahli masjid, pejama'ah aktif/rutin, tidak akan terkena wabah.
Ketiga*, memang Rasulullah SAW dan Umar R.A. menghindari wabah, tapi kala itu Jum'ahan dan berjama'ah jalan terus.
Ke-empat*, hukum dasar berobat adalah mubah (al-ashl fi al-tadawi al-ibahah).
Segudang contoh orang-orang shalih yang tidak mau berobat.
Memilih tidak jum'ahan, tidak berjama'ah memang benar, tapi nampak kurang percaya terhadap jaminan perlindungan keamaan yang diberikan Nabi Muhammad SAW.
Kurang punya ghirah terhadap pahala-pahala yang diguyurkan Tuhan di dalam Masjid.
Di Masjid, Ada pahala berlipat-lipat, ada rahmat dan ada keberkahan.
Sebaliknya, memilih jum'ahan dan sok "lillaahi ta'ala" juga tidak benar.
Karena Tuhan mengajari kita agar menjaga diri. Tanpa ikhtiyar, hanya pasrah, namanya TAWAAKAL*. ( _Ada alif setelah huruf wawu._)
Sedangkan Ikhtiar dulu, baru pasrah, namanya TAWAKKAL*. ( _Huruf wawu ditasydid_).
Rasanya, di negeri ini lebih maslahah masjid-masjid tetap ramai dengan shalat jama'ah maktubah dan jum'ah, tadarus dan munajah dengan tetap usaha sesuai protokol pemerintah.*
Semua Masjid, Mushalla :
▪️disemprot anti virus,
▪️disediakan sanitasi bersih,
▪️disediakan cairan anti septic di pintu,
▪️membawa sajadah sendiri-sendiri,
▪️shaff sedikit renggang
▪️tanpa jabat tangan usai shalat.
▪️penutup do'a tanpa mengusap muka dengan dua tangan. Dsb. dsb.
Jangan samakan antara masjid dengan tempat umum.
✔️Masjid adalah tempat ibadah, tempat suci yang hanya dihadiri oleh orang-orang yang sudah bersuci lebih dahulu sebelum masuk masjid.
✔️Masjid tempat berkomunikasi intensif dengan Tuhan yang menurunkan Corona.
Justeru dengan pendekatan dan lobi di tempat ini Tuhan lebih respon dan welas asih.
Masjid Tidak sama dengan tempat lain.
KETIKA
Dhuhur di Masjid Istiqlal (?)* Jum'at kemarin, ada yang Janggal, Aneh dan tidak dimengerti apa yang terjadi di masjid Istiqlal Jakarta, jum'ah kemarin.
Para jama'ah sudah ngumpul di masjid, shaff renggang, lho kok shalat Dhuhur dan tidak shalat jum'ah. Ini fiqih apa??.
Konversi shalat jum'ah ke dhuhur itu karena alasan "udzur", wabah dan lain-lain yang tidak memungkinkan ngumpul dalam kerumunan.
Maka kaum Muslimin mengisolasi diri dengan shalat dhuhur di rumah masing-masing. " Shallu fii Rihalikum", atau "Shallu fii buyuutikum".
Lha wong jumat kemarin sudah ngumpul semua di masjid kok tidak dilaksanakan jum'ahan. Apa alasannya??, apa tidak dosa sengaja meninggalkan jum'ahan macam itu ?? Ini namanya *Ibadah malang kadak.*
Kayak upaya pemerintah yang me-lockdown sebagian komunitas, sekolah, kampus, pondok pesantren termasuk masjid dan lain-lain. Padahal mereka orang-orang bersih dan terdidik.
Sementara pasar dan tempat kumuh lainnya dibiarkan.
Ini namanya juga Lockdown malang kadak!
Memang penyakit itu lintas agama. Tak pandang agamanya apa. Bila lemah, ya kena.
Tapi kami yaqin, haqqul yaqin, bahwa Islam lebih sempurna memberi panduan.
Tidak hanya pakai kurikulum "puskesmas" saja, melainkan juga kurikulum "Masjid".
Usulan tetap memakmurkan Masjid di tengah Corona bukan melawan kurikulum puskesmas, karena setelah lebih dahulu mematuhi kurikulum puskesmas.
Seperti *diseteril, cuci tangan, jaga jarak, tidak salaman dll.* Tidak pula melawan fatwa pembolehan tidak jum'ahan atau berjamaah, justru membantu pemerintah dalam penanganan korona.
Kita ke Masjid, karena :
Pertama*, Masjid adalah tempat sujud, tempat mengadukan semua problem kehidupan didunia dan akherat, kepada Dzat yang maha kuasa.
Apalagi dilakukan secara kolosal dan demonstratif (berjama'ah), maka Tuhan tak tega menolak. Jika Anda yakin ini, maka izinkan Masjid membantu percepatan penyelesaian Corona dengan caranya sendiri.
Untuk itu, datanglah bersopan-sopan ke Rumah-Nya, (Masjid) seperti anda beramai-ramai datang ke istana menuntut sesuatu.
Di masjid, Tuhan telah lama menunggu kedatangan kalian. Saatnya berik'tikaf menyeluruh, muhasabah dan isftighfar, serta membuka pintu Masjid di malam hari. Saatnya semua ber-QUNUT NAZILAH secara tadlarru' wa khufyah.
Simak salah satu penggalan kata dalam qunut nazilah. ".. *Allahumm idfa' 'anna al-bala' wa al-waba' wa al-ghala'...". (tangkislah kami dari bala', waba' dan ghala').* Ada keterkaitan antara ketiganya : al-bala' = (cobaan, belai :  Jawa), al-waba' = (wabah, /korona), al-ghala' = (harga mahal).
Terbaca, bahwa Masjid tidak hanya memproyeksikan dihilangkannya Corona saja, melainkan juga bala' yang lain, bahkan memohon stabilitas ekonomi yang bisa terjadi akibat dampak wabah.
Betapa banyak orang yang tega mengeruk untung dari sekedar penjualan masker, jahe dan temulawak. Belum lagi kalau "lock down", maka kebutuhan pokok jadi rebutan. Sungguh hal yang tidak terjangkau oleh kurikulum puskesmas.
Dan itu hanya bisa dilakukan bersama, di Masjid.
Dalam sejarah orang-orang shalih terdahulu, tidak ada Qunut Nazilah yang tidak efektif. Semua problem terselesaikan di luar nalar. Padahal zaman dulu, penanganan wabah secara medis tidak secanggih sekarang. 
*Kedua,* benar-benar ada jaminan dari hadlrah Rasulillah SAW, bahwa Allah SWT tidak akan menimpakan wabah kepada Ahli Masjid, 'ummar al-masjid.
Jika anda percaya sabda Nabi ini, maka yakinlah bahwa Tuhan tidak mungkin menebar Covid-19 di rumah-Nya sendiri.
*Maka, bagi yang sudah positif terpapar, ya jangan ke masjid.* Sekali lagi, _karena ahli masjid adalah orang-orang bersih, lahir dan batin, " fihi rijal yuhibbun an yatatahharu"_ (al-Taubah:108).
Sementara kerumunan di luar masjid, mall, pasar, resepsi, wisuda, do'a bersama, dan tempat ibadah agama lain tidak ada jaminan. 
*Ketiga,* Corona ini bisa jadi sebagai tes keimanan bagi ummat Islam terkait kepeduliannya dengan masjid.
Bukankah, hanya orang yang beriman saja yang setia memakmurkan masjid (al-Taubah:18) ?.
Bagi yang tidak pernah ke masjid memang tak ada beda, diwajibkan, apalagi dilarang.
Tapi tidak begitu, bagi yang biasa ke (sobo : jawa) masjid. / Ahli Masjid
Rasanya ada yang hilang.* Bukankah Tuhan juga welas asih kepada seseorang yang hatinya "Gumantung" di Masjid, "rajul qalbuhu mu'allaq fi al-masaajid" (Hadis).
Indah sekali, bila wakil presiden Kiai Makruf Amin mempelopori sisi masjid, sementara pak Jokowi sisi Puskesmasnya.
Tulisan ini sekedar mengimbangi pemikiran fiqih yang lebih fokus ke akaliyah dengan mengajak sedikit naik ke zona ilaahiyah.
*KEHILANGAN SANDAL DI MASJID MEMANG KECEWA. SEHARUSNYA LEBIH KECEWA LAGI KETIKA SANDAL ANDA TIDAK PERNAH KELIHATAN DI MASJID*.
Hadaana Allah... _semoga Allah memberi hidayah kepada kita_
*Aamiin....*
*Astaghfirullaah...*
*Subhaanallaah...*

30. ```Ke Luar Rumah atau pergi kerja
 *BERANI*
```Ke ATM```
*BERANI*
```Ke Indomart```
```Ke Alfa Mart```
*BERANI*
```Ke Warung```
```Ke Pasar```
*BERANI*
**Ngumpul bareng Tetangga / Saudara
*BERANI*
**Ambil Tagihan dan Gaji Berani***
```Giliran Ke Mesjid```
*Takut Corona*

Di Negeriku Mesjid saat ini di Takuti... Mesjid Kok Jadi Membahayakan......
padahal yg datang paling tetangga sebelah kanan kiri.......bukan dari orang2  seluruh penjuru dunia seperti di Mekah & Madinah......
padahal mau masuk masjid saja harus wudhu dulu....bukan cuci tangan doang....semuanya dicuci...
Tetapi ya sudahlah.....
*Kita hanya bisa Berdebat Dalil Wabah Dengan Orang Lain..*
*Namun Berdebat Dengan Hati Nurani Sendiri Saja Kita Semua jadi Linglung.

31. *ALAM DUNYA GEMPAR*
Alam dunya meni gempar..
Ku panyakit anu anyar..
Korona ceuk beja nular..
Manusa loba nu sasar..

Panyakit anu bahaya..
Lain panyakit korona..
Tapi anu sabenerna..
Sieun maot cinta dunya..

Hariwang hirup teu dahar..
Usaha sieun teu lancar..
Hirup sieun henteu benghar..
Kana to'at jadi bangkar..

Nu maot di sangka korban..
Maot na pedah dadakan..
Mayit na teu di urusan..
Geus ninggalkeun ka fardluan..

Poho kana kakuduan..
Nyolatan rejeng nguburkeun..
Ngadusan jeung mungkus kafan..
Eta teu di perhatikeun..

Nyarita na keur Ihtiar..
Bisi panyakit na nular..
Hate na loba teu sadar..
Fiqih,Tauhid geus udar..

Nyareat na leuleuwiheun..
Fiqih na teu di gurukeun..
Ihtiar na di paksakeun..
Nyomot dalil di akurkeun..

Tauhid ukur di talar..
Hate na angger teu sadar..
Kana qodo sareng qodar..
Iman na betah di dasar..

Mubtadi'in na teu leupas..
Hate na teu pati awas..
Hirup na loba ka reuwas..
Loba sangka anu teu pas..

Ilmu Fiqih di pilihan..
Nu cocok nu di teangan..
Nu penting aya qaolan..
Di pake pikeun matwa'an..

Sedeng ari elmu fiqih..
Elmu nu paragi milih..
Nyareat jadi ka panggih..
Ihtiar teu pilih pilih..

Ulah nyangka jabariyah..
Ulah nyangka qodariyah..
Da urang ge can paruguh..
Boa lain ahlussunnah..

Nu sae mah hate sadar..
Maot teh hal nu ilahar..
Najan taya sabab anyar..
Teu kaluar tina qodar..

Kiceup manusa di atur..
Nyawa na ge geus di ukur..
Rizqi na moal ku batur..
Bakal jadi Ahli kubur..

Nyareat reujeung Ihtiar..
Sing lempeng dina tujuan..
Seja ibadah di Niatan..
Seja ngudag karidloan..```

 ```Mugia ieu ujian..
Bisa ningkat ka imanan..
Pasrah ka anu kagungan..
Nyatana ka Dzat pangeran..

Wabah nu di paparinkeun..
Mugi enggal di singkirkeun..
Umat sing di salametkeun..
Tina teqad nu ngufurkeun..```

32. Habib umar berkata:

Tidak pernah di temukan dalam sejarah yang telah berlalu ketika terjadi wabah penyakit dll kemudian muslimin meninggalkan jum'at atau menutup masjid kecuali di zaman sekarang zaman yang sangat aneh
AKU TIDAK PERNAH TAHU DI DALAM TAREH UMAT DAHULU DIDALAM  PENYAKIT TUTUP MASJID DN TDAK MENGADAKAN JUM'AT...AKU HERAN DI DALAM  ZAMAN KALIAN MENNGHERANKAN DN ANEH  ZAMAN SANGAT ANEH DN ANEH KALIAN ZAMAN YG TIDAK ADA TAKUT KPD ALLAH SWT YG SEBENAR BENARNYA.
34. _Dialoq Inspiratif_

Himbauan Tidak ada Jumatan
A : *Aparatur Desa*
T : *Takmir Masjid*

A : _Assalamualaikum_
T : _Waalaikum salam_

A : Bagaimana kabar?
T : Alhamdulillah baik Pak

A : Masjid Bapak masih ngadain Jumatan?
T : Masih, Pak

A : Begini Pak,  Himbauan dr Pemerintah, utk
      sementara, sebaiknya jumatan tdk diadakan
      agr Covid 19 dpt segera diatasi

T : Sampai kapan, Pak?
A : Maaf Pak.  Sy belum tahu sampai kapan

T : Selama Pemerintah belum bisa  menjelaskan, berarti upaya pemerintah tdk *terukur* dn tdk *terstruktur*
A : Semestinya gimana, ya Pak.

T : Menurut sy segera terapkan *Lockdown*,
      krn sdh terbukti mujarab di byk negara
A : Wah... LockdownAnggaran utk
      nanggung beban  hidup org2 miskin
      terlalu besar, Pak.

T:  Tapi kalo memang itu satu-satunya cara,
      Gimana?
A : Jadi Bapak belum bersedia meniadakan
      jumatan?

T : Selama Pasar,  angkutan umum dn kantor2 masih berjalan biasa,  saya berat, Pak.
A: Apa alasannya?
T : Pasar,  angkot,  Pesawat,  Bus dn
     kereta api tempat ngumpulnya macem2
     manusia berjam-jam apalagi pasar induk,
     tempatnya kumuh,  penghuninya campur
     aduk. Silih berganti orang pulang pergi dr
     berbagai macem   daerah, namun belum
     ada himbauan utk .ditutup sementara.

*Sedangkan masjid,  tempatnya bersih, dipel setiap hari,  jamaahnya bersih2 bahkan wangi2, mereka duduk paling lama satu jam utk jumatan dn 10 menit utk sholat berjamaah, namun anehnya, sejak awal munculnya Covid19, masjid saja yg terus dihimbau pertama kali utk dikosongkan dari jamaah, sebelum Mall, hiburan mlm, dll.*

A : Baik kalo bgitu, akan sy sampaikan
     masukan dr Bapak.

T ; Satu lagi, tadi Bapak bilang kalo Lockdown
     nggarannya besar,  betul Pak?

A : Betul...

T : Besar mana dgn anggaran pindah ibu
      kota yg hampir 500 triliyun?

      Ketika Asuransi Jiwaswara dn Asabri
      bangkrut, Pemerintah  siap akan
      menggelontorkan  anggaran triliyun
      rupiah, namun utk Penanganan Covid19,
      Pemerintah buka rekening Donasi.
Inilah Pak yg membuat saya
      bingung, nampaknya pemerintah *belum*
      *serius* atau  Pemerintah yaqin
      bahwa memang  virus ni *tdk bgitu bahaya*
      hanya saja dibikin *heboh* utk
      kepentingan tertentu? Curiga boleh, ya Pak_.
      _Tapi menuduh_jangan_.

A : Oh bgitu ya?
T: Justru karena Pemerintah tdk serius
    inilah Pak, masjid  harusnya dibuka lebar2
    agar umat masih ada tempat utk byk berdoa
    dn munajat di rumah Alloh Swt utk
    menghilangkan panik yg mana bahaya panik
    lebih bahaya dr Covid 19 itu sendiri.

A : Ada masukan lain lagi
      Pak?
T : Saya minta Pemerintah Desa sgr
      *bikin peta*,  masjid mana saja yg masuk
      *Zona Merah* sehingga Jamaah
      masih bisa mencari masjid lain yg masih
      masuk *zona hijau*Mhon jangan
      *dipukul rata* sehingga jumatan masih bisa
     dilaksanakan.
Sebenarnya Ada alasan lain yg bgitu
     saya khawatirkan,  yaitu sabda Nabi Saw 
     *Tiga kali sengaja ninggalin*
     *jumatan tanpa ada halangan, bisa*
      *tergolong org munafiq*

      (HR. Ath-Thobroni)
   
      Itu baru satu orang,  Pak.  Kalo satu masjid
      saya larang jumatan,  berapa kali saya jadi
      golongan orang munafiq, Pak?

A : Baik kalo bgitu, terima kasih atas saran dn
      masukannya

T : Sama2 Pak.

Samarinda, 03/04/2020_
Hamba Alloh

35. Pemkot Bogor sudah merilis mengenai skenario karantina wilayah yang akan dilakukan.
Pada skema yang dibuat ada 2 plan yakni

1.  *karantina kewilayahan terbatas* dan
2.  *karantina seluruh wilayah Kota Bogor*.

Pada *skenario karantina kewilayahan terbatas, ada penyekatan arus lalu lintas di 5 lokasi simpang menuju Kota Bogor*.
Titik itu adalah
-  Simpang Baranangsiang (menuju tugu kujang/SSA),
-  Simpang Empang (menuju BTM/SSA),
-  Simpang Jembatan Merah (dari Jl Merdeka menuju Jl Kapten Muslihat),
-  Simpang Air Mancur (menuju Jl Jenderal Sudirman/SSA), dan -  Simpang Pangrango (menuju SSA).
Sementara untuk *skenario karantina seluruh wilayah Kota Bogor, dilakukan penyekatan di 9 titik menuju Kota Bogor*. Kesembilan lokasi itu, sebagai berikut:

1. Simpang Baranangsiang (menuju Tugu Kujang/SSA)
2. Simpang Empang (menuju BTM/SSA)
3. Simpang Gn. Batu (menuju Jl. Veteran)
4. Simpang RSUD (menuju Semeru/SSA)
5. Simpang Air Mancur (menuju Sudirman/SSA)
6. Simpang BOOR (menuju Warung Jambu/SSA)
7. Simpang Marwan (dari arah Pangrango/SSA)
8. Simpang Ekalokasari (menuju Baranangsiang/SSA)
9. U-Turn Polsek Bogor Timur (menuju Baranangsiang/SSA)
Pada masing-masing persimpangan*, baik untuk karantina kewilayahan terbatas maupun karantina seluruh wilayah Kota Bogor, *akan diberi water barrier dan dijaga personel*.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan simulasi karantina wilayah besok. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengurangi pergerakan masyarakat yang tidak perlu di tengah pandemi Corona.

"Nah mulai besok saya sampaikan ke Dinas Perhubungan untuk mulai simulasi-simulasi, termasuk membuat semacam cek poin untuk mengurangi semaksimal pergerakan masyarakat yang tidak perlu, yang tidak urgent, yang masih menganggap situasi ini, situasi normal, biasa saja. Jadi nanti Dinas Perhubungan akan melakukan simulasi besok," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, saat memberi keterangan di YouTube Pemerintah Kota Bogor, Minggu (29/3/2020).

Dedie menerangkan, *ada pengecualian bila karantina wilayah diterapkan di Kota Bogor*. Dia menjelaskan, *tenaga medis yang akan berangkat ke rumah sakit dan distribusi sembako, bisa diperkenankan keluar-masuk Kota Bogor*.

Namun untuk masyarakat yang tidak memiliki kepentingan penyelamatan warga, kata Dedie, tidak diperkenankan untuk keluar-masuk. Sebab, kata dia, sistem karantina wilayah harus terkontrol dengan baik.

Dia pun mengatakan, Kota Bogor tidak akan langsung melakukan karantina wilayah. Pemkot Bogor, *kata Dedie, masih menunggu pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta*.

"Kota Bogor pada prinsipnya juga siap saja. Intinya kalau memang melakukan langkah-langkah lockdown, kita terapkan, ada beberapa skenario," ungkap Dedie.

https://m.detik.com/news/berita/d-4957617/pemkot-bogor-akan-lakukan-simulasi-karantina-wilayah-besok
36. Himbawan kepada smua santri HABIB ALI BIN HABIB SOLEH AL HADDAD

Ada amanah atau tugas dari habib aLi bin habib soLeh aL haddad
Harus disebarkan dn harus dijalankan mengenai VIRUS CORONA

bahwa virus corona bukan lah penyakit yg allah turunkan melainkan tipu daya MUSUH ISLAM
agar berdampak
1 waswas dalam beribadah
2 saling curiga sesama ummat muslim
3 agar ekonomi indonesia hancur
4 target penutupan tempat ibadah seperti masjid dn majlis majlis
5 target berikutnya SHOLAT TARAWIH

Virus corona memang ada namun bukan dari allah dn jngan menyalahkan allah setiap bencana yg datang
Virus corona adalah virus buatan musuh islam

Harap kembali lagi keseharian seperti sebelum2 nya

Sebarkan jngan putus di kamu info ini demi bebasnya ummat islam beribadah

Ttd.MAJLIS ROTIB AL HADDAD
37. Pibungaheun tukang Udud
Di baca sampai selesai

Mengunngkap fakta penelitian yang bilang merokok membunuh mu.Dan mengungkap fakta baru tentang pencegahan Virus Corona dengan asap rokok.

Dilansir dari halaman peneliti paru-paru Dr. Prof. Ali bolgana dari Mesir.
Bahwa kandungan nikotin rokok menempel di paru-paru yang dimana,virus yang masuk ke paru-paru lewat udara dapat terhalang karena adanya nikotin rokok tersebut,Makanya saat ini wabah virus corona yang menyerang ke negara-negara besar kebanyakan orang yang terdampak virus tersebut dan meninggal dunia di karenakan tidak ada nikotin yang menyelimuti paru-paru mereka,Walau pun kita tahu nikotin tersebut juga merusak paru-paru tetapi dalam jangka waktu lama dan panjang,sedangkan virus corona ini merusak paru-paru kita dalam hanya beberapa hari saja,jadi pernyataan merokok ini sudah di angkat di mesir dan sekarang penduduk mesir sudah melakukan prakteknya dan virus corona di mesir sudah bisa di tanggulangi karena mereka merokok sesuai anjuran Dr. Prof. Ali Bolgana seorang Dr. yang ahli dalam mencegah kerusakan paru-paru.
Pada saat ini yang kita tahu bahwa orang yang terkena virus corona adalah orang yang tidak merokok,mengapa karena di dalam papu-paru mereka tidak ada getah nikotin yang mengikat virus atau kuman yang masuk ke dalam paru-paru mereka,yang menyebabkan virus tersebut bisa menggerogoti paru-paru mereka seperti virus corona ini.

Mari saling berbagi,saling mengingatkan karena 1x kamu share kamu sudah menyelamatkan Masyarakat Indonesia sebanyak 10 orang.

Di terbitkan dari perusahaan buku ternama di mesir dan Halaman artikel google linknya ada di bawah ini
https://www.almaany.com/ar/dict/ar-ar/قرناء/

38. ======
Ada share dari keluarga anggota yang sempat positif dan keluarganya ODP. Tapi alhamdulillah hari selasa kemarin beliau dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.. Setelah melewati karantina lebih kurang 14 hari.
[26/3 23.25] Harpan Ahmad: Klo boleh share apa saja langkah2 untuk penyembuhannya pak.. Supaya jadi ilmu untuk kita.
[27/3 06.29] Pak : Mungkin dapat sebagai bahan informasi saja untuk kita semua, selama disana yang diberikan adalah:
1. Pisang
2. Vitamin C 1000 dan Vitamin E
3. Minum air putih sebanyak mungkin
4. Minum teh panas sehari 3x
5. Makan cukup
Itu yang diceritakan kepada saya dan diminta melakukan hal tersebut setiap hari, intinya jaga kesehatan tubuh sebaik mungkin.
Jangan lupa periksa suhu badan harus tetap dibawah 38C.
Semoga bermanfaat.
 [27/3 08.28] Harpan Ahmad: O ya, teh nya teh manis atau teh pahit?
[27/3 09.31] Pak  : Yang penting panas atau hangat
[27/3 09.32] Pak : Makan pisang setiap hari pak
[27/3 09.49] Harpan Ahmad: Klo vitamin c 1000 dan vita e takarannya berapa?
[27/3 10.16] Pak : VitC satu
Vit E satu
Semua diberikan setiap hari tapi anak2 setau saya VitC saja.
Berjemur jangan lupa

39. JANGAN PANIK!
Di wilayah Damaskus pernah terkena wabah. Sebelum masuk Damaskus, wabah tersebut bertemu dengan seorang wali. Sang wali bertanya, Hendak ke mana?
Oleh Allah diminta ke Damaskus.
Berapa lama? Berapa banyak korban?
Selama dua tahun. 1.000 korban, jawab wabah tersebut.

Dua tahun kemudian, setelah selesai masa tugasnya, wabah tersebut bertemu kembali dengan sang wali. Sang wali bertanya, Dua tahun lalu, katanya mau membunuh 1.000 orang. Mengapa korban mencapai 50.000 orang?
Aku memang diminta membunuh 1.000 orang. 49.000 lainnya meninggal karena panik.
Disarikan dari Hilyah al-Auliya

40. (WA GRUP Kemenperin)
Ada info terbaru gaes. . boleh dicoba.. gratis...
Coba di rumah yah Mak, pak, dan keluarga yang lainnya...
Ada sepupu teman positif Corona, diduga kenanya di jakarta mau menuju ke Singapura, urusan kerja...
Nah, dia dirawat di RS Singapura, dan Alhamdulillah dia sudah sembuh, skrg sudah di Indonesia, utk skrg masih rehat karantina di Batam..
Selama dia di rumah sakit di Singapura, dia hanya diberi obat vitamin C dan E... 
Trus dokternya menyarankan, di Indonesia kan ada daun sirih, yg mana bekerja sbg antiseptik.. nah, setiap hari ada baiknya konsumsi daun sirih, 1 lembar di pagi hari.. kunyah, dan telan air dr liur kita itu.. klo bisa lama aja ngunyahnya.. ga perlu cepat2..
Daun sirihnya itu, ga boleh dicampur apa2..  murni daun sirih aja..
Virus ini kan bertahan di tenggorakan, nah, daun sirih itu nanti yg membersihkan sbg antiseptik alami..
Jadi pesan dr chat yg ku kirim ini.. mari konsumsi vitamin C dan E.. utk daya tahan tubuh..
Dan daun sirih td sbg antiseptik...
Dicoba yah dan di share ke kerabat, sahabat/teman.

41. PELARANGAN SHOLAT JUM'AT BERUJUNG RICUH.

Pagi tadi sekelompok orang demo di depan masjid yang meniadakan sholat jum'at.
Mereka protes ke *DKM* masjid sambil berteriak, "Bubarkan *DKM*, ganti pengurus *DKM*..!" 👺

Ketua *DKM* menemui mereka dan adu mulut pun terjadi. Lalu datang seorang Ustadz melerai pertikaian mereka.
Pendemo sambil melotot bilang, "Ini ustadz, masa orang mau sholat jum'at di larang!!"
Ketua *DKM* dengan santai menjawab, "Kalau kami izinkan, kami semua berdosa."

Pendemo bingung sambil bertanya, "kenapa bisa berdosa?!!"
Ketua *DKM* jawab, "Ini kan hari *KAMIS...!!!!*"
Hehe..


42. Pengumuman kepada semua pihak Untuk yg merasa terkena virus corona *JAWA BARAT* jangan datang langsung ke klinik/RS tp   telp no di bawah ini maka akan langsung dijemput oleh pihak rumah sakit
Layanan Hotline ataupun Call Center Covid19:
*1. Kota Depok 112 dan 119*
2. Kabupaten Majalengka 112
3. Kota Sukabumi, 08001000119
4. Kabupaten Bandung 082118219287
5. Kab. Garut 0262-2802800 dan 119
6. Kab. Indramayu 08111333314
7. Kab. Kuningan 081388284346
8. Kabupaten Cirebon 0231 - 8800119 / 081998800119
9. Kabupaten Bekasi 112/119 - 021 89910039 - 08111139927 085283980119
10. Kota Cirebon 119
11. Kota Bogor 0251-8363335, 08111116093
12. Kab. Purwakarta 112 / 081909514472. 
13.Kab.Bogor 119 dan 112
14.Kab. Ciamis 119 - 081394489808 - 085314993901
15. Kab. Karawang 085282537355 - 119
16. Kab. Cianjur, call centre  COVID 19 085321161119
17. Kota Cimahi: 08122126256 dan 081221423039
18. Kota Banjar : 085223344119 dan 082120370313
19. Kab. Pangandaran : 119/085320643695
20. Kab. Sumedang 119
21. Kab. Bandung Barat 089522434611
22. Kab. Tasikmalaya 119
23. Kota Bandung 112 dan 119.
24. Kab. Sukabumi 0266-6243816
25. Kab. Cianjur 08523-1161-119
26.Kab.Kuningan 081388284346
27. Kab. Subang 081322916001 / 082115467455

Tolong sebarkan di grup2


43. Garda Terdepan Dan Mayarakat Butuh Bantuan Kita!

Para petugas medis adalah garda terdepan dari upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Di tengah wabah mematikan, mereka merelakan waktu dan tenaga mereka demi menangani pasien COVID-19 dengan ancaman tertular menghantui mereka.

Mereka membutuhkan APD Lengkap, masker, hand sanitizer, makanan dan minuman bergizi, serta vitamin penambah daya tahan tubuh dalam jumlah besar.

Kita tidak hanya bisa berdiam diri dan menyaksikan saudara-saudara kita berjuang sendirian di tengah wabah COVID-19.

Ayo berkontribusi bersama BWA untuk membantu menangani dan mencegah penyebaran COVID-19 dengan menyediakan APD untuk petugas kesehatan, hand sanitizer, masker,  dan menyediakan kebutuhan lainnya, baik untuk para penderita Covid-19 maupun untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mencegah diri dari Covid-19.

Semoga dengan bantuan ini, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meringankan beban saudara kita yang tengah berjuang melawan COVID-19.
Semoga dengan washilah amal sholeh ini, Allah SWT menjauhkan dan melindungi kita dari musibah COVID-19 ini.
*Mari bantu saudara kita menghadapi COVID-19 !!!*
https://www.wakafquran.org/sk_wabah_corona/
Contoh Paket Donasi  : Rp.200.829,-
(tambahan infaq kode unik 829 untuk kemudahan administrasi).

Transfer ke no rekening :
Atas Nama *Badan Wakaf Al-Qur'an*
BCA 6270.166.626
BNI s 155.000.1511
MANDIRI 122.000.3.000.000
BRI S 103.857.4082
CIMB 860.007.582.500

konfirmasi Bukti Tf ke no :
0857 7310 0771

44. *NAON ARI CORONA TEH*
C = *COCOBI TI ALLOH*
O = *OMEAN DIRI JEUNG AQIDAH URANG*
R = *ROBAH PRILAKU HIRUP TINA HUBUDUNYA*
O = *OMONGAN ULAH  SACELETUKNA* (tong nyieun HOAX )
N = *NAHA TEU SIEUN KU ALLOH*
A = *ATUH HAYU URANG LAWAN KU IMAN JEUNG TAQWA KA ALLOH SWT*
RUPINA SAKITU
HATUR NUHUN

45. Mulai Selasa, 24 Maret 2020, Semua Warga Negara Berhak mendapatkan kompensasi Rp 150.000 per hari untuk tinggal di rumah dalam rangka menghindari penyebaran COVID-19;  Novel Coronavirus.
Pelayanan ini dapat diakses oleh semua orang, tidak memandang satu status pekerjaan.
Segera daftarkan NIK anda dan isi formulir dalam site dibawah ini:
 https://bit.ly/2vvme6X

46. *JIKA ANDA SEHAT, JUSTRU BERLINDUNG KE MASJID. KECUALI JK SAKIT ATAU SDH TERTULAR*

Dari Anas bin Malik رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللهَ تَعَالَى إِذَا أَنْزَلَ عَاهَةً مِنَ السَّمَاءِ عَلَى أَهْلِ الأرْضِ صُرِفَتْ عَنْ عُمَّارِ الْمَسَاجِدِ.

Sesungguhnya apabila Allah ta'ala menurunkan penyakit dari langit kepada penduduk bumi maka Allah menjauhkan penyakit itu dari orang-orang yang meramaikan masjid.

Hadits riwayat Ibnu Asakir (juz 17 hlm 11) dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232).

Dari Anas bin Malik رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذا أرَادَ الله بِقَوْمٍ عاهةً نَظَرَ إِلَى أهْلِ المَساجِدِ فَصَرَفَ عَنْهُمْ

Apabila Allah menghendaki penyakit pada suatu kaum, maka Allah melihat ahli masjid, lalu menjauhkan penyakit itu dari mereka.
Riwayat Ibnu Adi (juz 3 hlm 233); al-Dailami (al-Ghumari, al-Mudawi juz 1 hlm 292 [220]); Abu Nu'aim dalam Akhbar Ashbihan (juz 1 hlm 159); dan al-Daraquthni dalam al-Afrad (Tafsir Ibn Katsir juz 2 hlm 341).

Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

يَقُولُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: " إِنِّي لَأَهُمُّ بِأَهْلِ الْأَرْضِ عَذَابًا فَإِذَا نَظَرْتُ إِلَى عُمَّارِ بُيُوتِي والْمُتَحَابِّينَ فِيَّ والْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ صَرَفْتُ عَنْهُمْ "

Allah عز وجل berfirman: "Sesungguhnya Aku bermaksud menurunkan azab kepada penduduk bumi, maka apabila Aku melihat orang-orang yang meramaikan rumah-rumah-Ku, yang saling mencintai karena Aku, dan orang-orang yang memohon ampunan pada waktu sahur, maka Aku jauhkan azab itu dari mereka.
Riwayat al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman [2946].

Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:

"إِذَا عَاهَةٌ مِنَ السَّمَاءِ أُنْزِلَتْ صُرِفَتْ عَنْ عُمَّارِ الْمَسَاجِدِ"

Apabila penyakit diturunkan dari langit, maka dijauhkan dari orang-orang yang meramaikan masjid.

Riwayat al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman [2947]; dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232). Al-Baihaqi berkata: "Beberapa jalur dari Anas bin Malik dalam arti yang sama, apabila digabung, maka memberikan kekuatan (untuk diamalkan)".

Al-Imam al-Sya'bi, ulama salaf dari generasi tabi'in, رحمه الله تعالى berkata:

"كَانُوا إِذَا فَرَغُوا مِنْ شَيْءٍ أَتَوُا الْمَسَاجِدَ "

Mereka (para sahabat) apabila ketakutan tentang sesuatu, maka mendatangi masjid.

Al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman (juz 3 hlm 84 [2951]).

Beberapa riwayat di atas mengantarkan pada kesimpulan, bahwa dalam situasi wabah dan virus yang mengancam masyarakat ini, umat Islam dianjurkan semakin rajin ke masjid. Bukan meninggalkan masjid. Kecuali bagi orang yang terkena penyakit menular. Maka tidak boleh ke masjid.

47. Aswaja NU dan Corona

Orang Aswaja itu percaya takdir dan ketentuan Allah, tapi juga membuka ruang ikhtiar.

Kita bukan Mutazilah (free-will) tapi juga bukan Jabariyah (menyerahkan total semuanya kepada Allah tanpa usaha).

Jadi ini bukan masalah lebih takut corona ketimbang takut Allah. Begitu sih jabariyah.

Kita juga tidak mau hanya percaya pada ikhtiar semata dan menafikan pentingnya doa dan berserah diri pada Allah. Begitu sih Mutazilah.

*Aswaja itu berimbang dan tengah-tengah*. Doa dan ikhtiar berjalan beriringan. Karena itu kalau ada acara keramaian dibatalkan atau dimodifikasi teknis pelaksanaannya itu bukan karena kita tidak lagi percaya ketentuan Allah.

Ini justru sikap murni orang Aswaja. Bukannya tanpa ada Corona pun semua akan mati?. Iya benar, kalau begitu apa kita gak boleh hidup sehat dengan menghindari sakit dan berobat jika sakit? Ayoooo..

Nanti juga sembuh sendiri yang sakit korona. Kalau gitu sih, api kebakaran juga akan padam sendiri, tapi apa menunggu sampai satu kampung terbakar?

*Aswaja tidak akan membenturkan takdir dan ikhtiar; ketentuan Allah dan usaha manusia. Semuanya dilakukan secara proporsional dan bersamaan.*


48. " KABAR GEMBIRA "
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melalui akun instagramnya (18/2) mengunggah sebuah video. Video tersebut menjadi kabar gembira untuk seluruh masyarakat di Indonesia dan dunia. Karena salah satu peneliti asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur berhasil menemukan penangkal ampuh virus corona (COVID-19).⁣

Siapa sangka penangkal corona itu adalah curcumin yang ada pada jahe, kunyit, sereh dan temulawak yang biasa dibuat bumbu masak serta minuman masyarakat Indonesia. Dan, mungkin inilah yang menjadi jawaban mengapa virus corona belum menyebar di Indonesia.⁣

Di balik penemuan penangkal virus corona itu ada peneliti yang bekerja dengan tekun dan sungguh-sungguh. Sosok tersebut adalah Chairul Anwar Nidom, seorang dosen di program studi Sains Veteriner Universitas Airlangga, Surabaya.⁣

Chairul Anwar Nidom ialah putra Jawa Timur asli. Ia lahir di Pasuruan pada 8 Maret 1958. Nidom juga merupakan salah satu peneliti di bidang flu burung yang dimiliki Indonesia. Ia mendalami spesialisasinya ini di University of Tokyo, Jepang.⁣
#daktainfo #news #viruscorona #coronawuhan #Corona #covid19 #JawaTimur #Nidom #Unair #radiodakta
 *Resep ramuan tradisional pencegahan terhadap covid 19.*

*BAHAN*
1 buah sereh
1 jempol jahe(iris)
1 st ketumbar(geprek ringan)
2 jempol temulawak(iris)
1 jempol kunyit(iris)

*CARA*
Masukkan dalam wadah keramik/gerabah/kaca, dengan air 300 cc. Rebus sampai mendidih, kmd kecilkan api sampai air tersisa 200 cc. Matikan api. Diamkan sampai hangat, saring ,lalu siap diminum. Bisa ditambahkan dg madu asli secukup nya.
Diminum 1-2 x sehari.
Komposisi resep diatas berlaku utk 1x minum.

SELAMAT MENCOBA,
SEMOGA KITA SELALU DIBERIKAN KESEHATAN YA.
dr Tina Silaban.🙏😊

48. *Tambahan Wawasan dalam Menyikapi Wabah Corona :*

كتب الشيخ: أحمد الكوري:
الموريتانى
Oleh: Syeikh Ahmad al-Kury dari Mouritania
(dengan terjemahan bebas)

هل يجوز للمسلمين الأصحاء ترك الجمعة والجماعة خوفا من المرض (كورونا) ؟!

_Bolehkan kaum muslimin meninggalkan sholat Jum'at karena antisipasi virus Corona?_
أولا.
في الخوف من العدو المحقق عند القتال في سبيل الله لم تسقط الجماعة فكيف تسقط بسبب الخوف المتوهم من المرض ؟!
《وإذا كنت فيهم فأقمت لهم الصلاة فلتقم طائفة منهم معك...》الآية.

1. Kewajiban sholat berjamaah dan sholat jumat tidak gugur dalam kondisi perang militer yg sangat mencekam.
Bagaimana mungkin kewajiban itu bisa gugur hanya karena khehawatiran yg blm pasti.

ثانيا .
هذه الأوبئة والأمراض سببها الحقيقي هو الذنوب والمعاصي. قال تعالى: 《وما أصابكم من مصيبة فبما كسبت أيديكم》.
وقال:《ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي الناس ليذيقهم بعض الذي عملوا لعلهم يرجعون》.
ألم يبين تعالى أن العلاج إنما هو في الرجوع إلى الله بالتوبة والاستغفار والصلاة والتلاوة والدعاء ... وليس في ترك بعض ما أوجب علينا من جمعة وجماعة ؟!!

2. Virus ini datang karena kemaksiatan hambanya.
Maka solusinya adalah taubat, sholat, istighfar....bukan sebaliknya malah meninggalkan sholat jumat dan sholat berjamaah.

ثالثا.
قول الله تعالى: 《ما أصاب من مصيبة في الأرض ولا في أنفسكم إلا في كتاب من قبل أن نبرأها》. وقال: 《قل لن يصيبنا إلا ما كتب الله لنا》.
وقال:《قل لو كنتم في بيوتكم لبرز الذي كتب عليهم القتل إلى مضاجعهم》.
وقال صلى الله عليه وسلم((واعلم أن الأمة لواجمعت على أن ينفعوك لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك ولو اجتمعوا على أن يضروك لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك))  رواه أحمد والترمذي وقال حسن صحيح .
فإيماننا بالقضاء والقدر وتوكلنا على الله جل وعلا  ألا يمنعنا من ترك ما أوجب علينا من صلاة الجمعة والجماعة خوفا من المرض وغيره ؟!!!

3. Kita beriman kepada Qodho dan Qodar.
Oleh karena itu, keimanan itu tidak bisa dijadikan alasan untuk meninggalkan perintah dan kewajiban sholat jumat dan sholat berjamaah.
رابعا.
ألم يتحدث صلى الله عليه وسلم عن كيفية التعامل مع الطاعون وأنه لا يجوز دخول الأرض التي فيها الطاعون ولا الخروج من الأرض التي فيها .. فهل ذكر  فيه ترك صلاة الجماعة؟!!

4. Rasulullah saw tidak pernah mengajarkan ummatnya untuk meninggalkan sholat Jum'at dan sholat jamaah akibat wabah virus yg melanda sebuah negeri.

خامسا.
وقع الطاعون في عهد عمر بن الخطاب رضي الله عنه وتشاور في أمره مع المهاجرين ثم الأنصار ثم مسلمة الفتح ..
 فهل عطلوا بسببه جمعة أو جماعة ؟!!

5. Umar bin Khattab tidak pernah mengambil kebijakan untuk meniadakan sholat Jum'at dan sholat jamaah saat wabah virus melanda damaskus di masa kekhilafahannya.

سادسا.
يقول الله سبحانه وتعالى (واستعينوا بالصبر والصلاة) فهل الإستعانة هنا بإقامة الصلاة في المسجد كما كان النبي صلى الله عليه وسلم يؤديها أم بترك الجمع والجماعات ؟!!

6. Dalam menghadapi sebuah musibah, Allah SWT memberi petunjuk untuk bersabar dan perbanyak sholat...., bukan sebaliknya... meninggalkan sholat jamaah.

سابعا.
يقول صلى الله عليه وسلم 《من صلى الصبح في جماعة فهو في ذمة الله ..》 ألا يكفينا أننا في ذمة الله  ؟! 《أليس الله بكاف عبده》؟!!

7. Orang yg sholat Subuh berjamaah akan mendapat perlindungan Allah SWT....(hadist)
Apakah kita tidak lagi percaya dengan jaminan Rasulullah Saw??

ثامنا.
إذا كان صلى الله عليه وسلم لم يأذن للأعمى في التخلف عن الجماعة مع قوله بأنه لا قائد له وأن  المدينة كثيرة الهوام والسباع ... كيف يؤذن للصحيح في التخلف عنها لمجرد خوف المرض ؟!!

8. Rasulullah Saw tidak mengizinkan bagi orang buta untuk meninggalkan sholat berjamaah...padahal resiko bahaya sangat tinggi.

Bagaimana mungkin sholat berjamaah bisa ditinggalkan dengan resiko yg masih belum pasti.

تاسعا.
لقد كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا حزبه أمر بادر إلى الصلاة .. فهل إذا حزبنا فيروس الكورونا نترك صلاة الجمعة والجماعة ؟!!

9. Teladan Nabi Saw dalam menghadapi musibah adalah justru dengan memperbanyak melaksanakan sholat..

عاشرا.
لقد كان في كل مدينة إسلامية جامع واحد يصلي فيه الجميع .. وقد كان يصيب المسلمين الوباء والطاعون من حين لآخر ..
فهل أفتى أحد من علماء المسلمين عبر التاريخ بغلق المساجد بسبب وباء أو طاعون ؟!
( بويا.أ.إ )

10. Dahulu di kota Madinah hanya ada satu masjid yaitu masjid Nabawi.  Wabah penyakit pun sering muncul. Namun tidak pernah muncul fatwa untuk meninggalkan sholat jumat dan sholat berjamaah...👳🏻‍♂👳🏻‍♂

Wallahu'alam...

49. الرّحمن الرّحيم اللّه بسم

          *فِرُوْسِ كُوْرُوْنَا*
_Adalah Makhluk Alloh Subhaanhu Wa Ta'alaa_

_*GERAKAN "SPK"*_
_*(STOP POSTING KORONA)*_

_*Virus Corona makin hari makin meRAJAlela,*_
_*Bahkan telah merusak tatanan Agama.*_
_*- Sholat di masjid tak boleh lama2.*_
_*- I'ktikaf di masjid tak dianjurkan.*_
_*- Bershilaturrohim harus dihindari.*_
_*- Bersalaman pun harus dijauhi.*_

*Mengapa ini bisa terjadi?....*

_*Karena....*_
_*-Manusia menempatkan virus ini sebagai Penjajah tanpa batas.*_
_*- Menjadi RAJA kejam  yang membinasakan siapapun, tak pandang usia, Bangsa dan Agama.*_

_*Tiap hari terus....*_
_*- Dibahas,*_
_*- Diceritakan,*_
_*- Diberitakan,*_

_*Bahkan....*_
_*Ekspansinya yang telah mengacaukan semua sendi kehidupan: Bangsa dan Agama.*_
_*Dan terus menerus diekspose oleh para pemilik ponsel di seluruh dunia.*_

*Tidak hanya itu,,,,banyak orang,,,*_  _*Mendadak menjadi Ahli Medis.*_
_*Mendadak jadi dokter,*_
_*Mendadak jadi ahli kesehatan,*_
_*Mendadak jadi ahli virus,*_
_*Mendadak jadi pengamat,*_
_*Mendadak jadi pejabat dinas kesehatan*_
*Dan semua merasa berhak mengumumkan wabah Corona ini.*

_*Kita tidak menyadari, kalau sebenernya....*_

_*Kalau kita tau Virusnya sendiri tertawa, merajalela, besar kepala,*_
_*karena merasa sukses besar.*_

_*Corona makin berkuasa, makin menjadi RAJA.*_
_*Raja yg menghantui semua org, baik yang berAgama atau tidak beragama.*_

_*Bahkan menghantui org2 yg sudah sering Haji dan Umroh juga.*_

_*Kini,,,,,*_

_*Syaithonpun melakukan Pesta.*_
_*Syaithon dan bala tentaranya bahagia, senang karena sukses targetnya.*_

_*Karena faktanya, banyak orang lebih takut kepada Corona daripada berdoa kepada Tuhannya, اللّه SUBHAANAHU WATA'AALAA.*_

*Saya sangat khawatir,,*_

_*Sebentar lagi Jum'atan dilarang karena takut terkena korona.*_

_*Kalau ini terjadi....🤦🏻‍♂*_

_*Sungguh Syaithon semakin di atas segalanya.*_

_*Saya mengajak kepada semua pihak,,,*_

_*Untuk mulai sekarang membikin....*_

*GERAKAN "SPK"*
_*(STOP POSTING KORONA).*_

_*Hentikan info Corona hanya di hp kita.*_

_*Jangan teruskan posting2 Corona.*_

_*Saring dan filter, info2 Corona.*_

_*Biarlah info Corona hanya dari media online atau media elektronik.*_

_*Jangan ikut2an posting.*_

_*Karena Kita,,,, Bukan Ahlinya.*_

_*Bismillaahi Tawakkaltu 'Alallooh Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billaahil 'Aliyyil ' Adziym*_

 _*Kita Punya Alloh, dan Alloh pasti akan menolong kita.*_
_*Edy Rahmayadi:*_

*JANGAN TINGGALKAN MASJID KARENA TAKUT CORONA*

https://www.eramuslim.com/berita/nasional/edy-rahmayadi-jangan-tinggalkan-masjid-karena-takut-corona.htm
*Catatan:*
Bersyukur dan berbahagilah orang-orang yg masih memakmurkan masjid (Sholat Berjama'ah,Pengajian dan  Bershilaturrohim). Yang masih mau bersalaman antar sesama muslim, _karena hal itu Sunnah yg bisa menggugurkan dosa diantara orang yang bersalaman itu._ *Mereka inilah yang kuat Aqidah keimanannya kepada Alloh Subhaanhu Wa Ta'alaa.*

50. Virus Corona: 3 Fatwa Kibar Ulama Arab Saudi Tentang Shalat Jumat dan Jamaah di Masjid
News Admin 12 Maret 2020

Menyikapi penyebaran virus Corona, Haiyah Kibar UIama (Dewan Ulama Senior) Arab Saudi pada hari Kamis (12/3), mengeluarkan fatwa tentang keringanan tidak melaksanakan shalat Jumat dan berjamaah di masjid.

Beberapa fatwa ini merupakan hasil Sidang Luar Biasa yang ke-24 yang dilangsungkan di Riyadh, pada Rabu (11/3) kemarin.

Setelah membahas tentang ketentuan Syariah Islam, tujuan dan aturannya, serta memperhatikan perkataan ulama tentang masalah ini, Dewan Ulama Senior Arab Saudi, menyampaikan hal-hal berikut ini:
*Pertama*, Diharamkan kepada penderita penyakit virus corona untuk menghadiri shalat Jumat dan jemaah di masjid. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

لَا يُورِدُ مُمْرِضٌ عَلَى مُصِحٍّ – رواه مسلم

“Jangan campurkan (onta) yang sakit ke dalam (onta) yang sehat.” [HR Muslim].

Dan juga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِذَا سَمِعْتُمُ الطَّاعُونَ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأرْضٍ، وأنْتُمْ فِيهَا، فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا. متفق عَلَيْهِ

“Apabila kalian mendengar wabah tha’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedang kalian ada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dari negeri itu. (Muttafaqun alaihi)
*Kedua*, wajib hukumnya mengikuti peraturan yang telah dikeluarkan oleh pihak yang berwenang yang telah memutuskan untuk mengisolasi penderita penyakit menular.

Maka yang telah diisolir, boleh meninggalkan shalat jumat dan berjemaah di masjid, kemudian melaksanakan shalat-shalatnya di rumah atau di tempat di mana dia diasingkan.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Al-Syuraid bin Suwaid ats- Tsaqafi, radhiyallahu anhu: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, di antara mereka menderita kusta. Saat tiba delegasi dari Kabilah Tsaqif untuk berbaiat kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, di antara mereka menderita kusta. Maka Rasulullah bersabda: Kembalilah, Aku telah membaiatmu. (HR. Muslim).
*Ketiga*, Bagi siapa yang kuatir bisa membahayakan atau menyakiti orang lain, maka dia diperbolehkan untuk tidak melaksanakan shalat Jumat dan berjamaah.
Berdasarkan hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam:
لا ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ
“Tidak ada bahaya dan tidak membuat bahaya.” (HR. Ibnu Majah).
Maka, jika tidak dapat melaksanakan shalat Jumat, diganti dengan shalat Dzuhur empat raka’at.
Kibar Ulama Saudi kembali mengingatkan agar “mematuhi instruksi, arahan, dan peraturan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang. riyadh, arb
Sumber: Saudinesia.com
https://saudinesia.com/2020/03/12/virus-corona-3-fatwa-kibar-ulama-arab-saudi-tentang-shalat-jumat-dan-jamaah-di-masjid/

Komentar

Sukatma Ibnusana mengatakan…
Maaf tuk pembaca, ini hanya latihan ya
Unknown mengatakan…
Alhamdulillah bermanfaat banget info di dalemnya terutama ikhtiar ketika sakit saya suka banget bagian itu..layak untuk di sosialisasikan dan kalau perlu dikampanyekan pada masyarakat

Postingan Populer